Kundur News.
Kundur Karimun Kepri

Polsek Kundur menggelar simulasi pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan sistem pengamanan kota (Sispamkota) didepan Mapolsek Kundur Jalan Sudirman, Rabu (11/11).

Dalam simulasi tersebut, Polsek Kundur menggelar beberapa seknario, diantaranya terjadi demonstrasi anarkis di TPS yang bermula dari demo yang digelar warga ke salah satu TPS. Kemudaian Polres juga menggelar simulasi pengamanan dan pengawalan distribusi surat suara ke TPS serta pengaman proses penghitungan suara.

Kapolsek Kundur Kompol Basta Nababan menjelaskan, simulasi diawali dengan skenario terjadinya kerusuhan di TPS 01 Kelurahan Tanjungbatu Kota Kecamatan Kundur. Di TPS tersebut, massa dari salah satu pasangan calon Bupati, merasa proses penghitungan suara terjadi kecurangan. Maka terjadi kerusuhan atau anarkis, sehingga petugas yang bertugas menjadi kewalahan.

“Intinya kita siap mengamankan Pemilukada serentak Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri, Bupati dan Wakil Bupati Karimun pada 9 Desember mendatang,”ungkap Kompol Basta Nababan.

Dia menjelaskan, simulasi itu melibatkan orang personil Polsek, TNI, orang dari unsur pemerintah serta ditambah lagi dengan jumlah personil sudah cukup untuk mengamankan pemilukada. “untung lah ini berjalan lancar” sambungnya.

Menurutnya, Kundur saat ini dalam kondisi aman dari berbagai ancaman. Dan saat ini pihaknya belum menemukan adanya tanda-tanda yang berpotensi menimbulkan kegaduhan.

“Saya rasa Kundur sangat aman sekali, cuma ini kita lakukan sebagai langkah persiapan saja. Karena apapun alasannya segala kemungkinan itu bisa saja terjadi hatta dalam waktu yang tak terduga. Kita berharap proses Pilkada ini berjalan aman,” pungkasnya.

Hadir dalam acara tersebut, Camat Kundur Sukari, Koramil 03/Kundur Kapten INF Kasimun, Kacabjari Kundur, Panwascam Kundur dan PPK Kundur.

+
Oleh : z
Berita dari Kundur