Peduli Lingkungan Laut dan Pantai Anambas

Kundur News – Anambas – Masyarakat antusias mengikuti aksi bersih-bersih yang diselenggarakan Lanal Tarempa dalam rangka memperingati Hari Armada Republik Indonesia, di Desa Sri Tanjung Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas. Kamis (7/12/2017).

BACA: Telan Anggaran Media Hingga Rp 2,8 Miliar, Kejaksaan diminta Periksa Kabag Humas

Paspotmar Lanal Tarempa Kapten (Mar) Hadi Siswanto mengatakan, bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama.

“Saat ini penting sekali kita peduli dengan lingkungan terutama lingkungan laut dan pantai, dengan kebiasaan masyarakat membuang sampah di laut maka sampah akan menumpuk dan membusuk menimbulkan penyakit,” jelas Kapten Mayor Hadi Siswanto.

Dirinya menghimbau, agar masyarakat merubah pola hidup yang kurang baik, karena akan akan di ikuti oleh generasi penerus, sehingga kedepan kita akan tinggal di tempat sampah.

“Jangan sampai seperti daerah lain yang kronis, karena masyarakat yang bermukim di pantai tidak perduli akibat buruk yang timbul,” ungkapnya.

Lanjut ia mengatakan, menjaga kebersihan laut tentu akan menjaga ekosistem laut dan kesehatan.

“Ketika laut kita bersih akan banyak ikan yang tumbuh dan berkembang, namun sebaliknya bila laut kita kotor dan banyak sampah akan menimbulkan bau, ikan pun jauh dan lingkungan kita menjadi tidak sehat,” tegas Kapten Hadi.

Dirinya berpesan, agar kegiatan bersih-bersih lingkungan di laksanakan per triwulan atau per semester agar dapat mewujudkan rasa tanggung jawab dan rasa perduli terhadap lingkungan serta memupuk kembali nilai-nilai gotong-royong yang sudah lama mulai memudar.

Persiapan dan Pembagian Tugas Peserta Bersih-Bersih Lingkungan, di Desa Sri Tanjung, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas

Sementara itu, Rukun Warga (RW) Desa Sri Tanjung, Lukman mengatakan, masyarakat sangat antusias dengan kegiatan yang diselenggarakan Lanal Tarempa, dan menumbuhkan kembali rasa tanggungjawab untuk menjaga kebersihan lingkungan.

“Dengan kegiatan ini, kami merasa terpanggil dan merasa prihatin terhadap pantai dan laut kami yang selalu dipenuhi sampah, jadi kami berpikir kalau bukan kami siapa lagi untuk menyelamatkan desa kami, perlu disadari kebersihan sebagian dari iman,” kata Lukman.

banner anambas

Lukman menuturkan, selain kurangnya kesadaran akan kebersihan lingkungan juga di akibatkan minimnya fasilitas tempat sampah, sehingga menjadi faktor masyarakat membuang sampah di laut.

“Dengan semangat bersih-bersih ini, bukan hanya menyadarkan masyarakat kami, tapi juga membuka mata Pemerintah Daerah dan Pemerintah Desa Sri Tanjung khususnya untuk lebih serius atas persoalan sampah, dengan menyediakan tempat pembuangan sampah kepada masyarakat,” tuturnya.

BACA: Proyek Melakukan Pencemaran Laut, Kejaksaan Sebagai Pendamping Diminta Ikut Bertanggung Jawab

Dalam kegiatan bersih-bersih tersebut, turut serta dari Pemerintah Kecamatan Siantan, Pemerintah Desa Sri Tanjung, Tagana, Organisasi kepemudaan dan masyarakat.

Lebih dari 150 orang peserta, sebanyak 35 personil dari Lanal Tarempa, 10 Personil dari Koramil 02 Tarempa membaur dengan masyarakat membersihkan pantai dan laut di Desa Sri Tanjung.*