Pembangunan Musholla Di Perumahan Suku Duane Kundur
Pembangunan Musholla Di Perumahan Suku Duane Kundur

Tanjungbatu – Tidak terasa hanya butuh sekira dua bulan, proses pembangunan satu unit Musholla, bantuan dari UPZ BAZNAS PT Timah Tbk, di perumahan suku Duane Paya Togok Tanjungbatu Kundur, hampir selesai dikerjakan. Menurut rencana, Ramadhan 1441 H ini sudah dapat digunakan.

Pembangunan dilakukan swakelola. Menurut Ketua pembangunan, Sairi, jika kondisi cuaca mendukung, pembangunan insya Allah rampung pada Kamis, 16 April 2020 mendatang.

BACA :  Peluncuran Ambulan Laut Bantuan Baznas PT Timah

“InshaAllah, kalau tidak ada kendala hujan, hari Kamis ini pembangunan selesai,” kata Sairi, Sabtu, (11/04/2020).

Dikatakannya, saat ini tinggal pengerjaan bagian-bagian kecil, seperti pembuatan keran air tempat berwudhu, dan pemasangan keramik lantai.

“Pembuatan longkang besok sudah selesai, kemudian pemasangan keramik lantai, pemasangan keran air tempat berwhudu, dan sedikit plaster bagian dalam,” kata dia.

Pembangunan musholla di perumahan suku Duane tersebut, merupakan bantuan dari UPZ BAZNAS PT Timah Tbk, dengan nilai anggaran sebesar Rp 213.500.000,-.

BACA :  Sinergitas Ikatan Karyawan Timah (IKT) yang Baru Dibentuk Dalam Eksistensi PT Timah Kedepan
Pembangunan Tampak dalam Musholla Perumahan Suku Duane Kundur
Pembangunan Tampak dalam Musholla Perumahan Suku Duane Kundur, Sabtu, (11/04/2020).

Mulainya pembangunan Musholla itu, pada 05/02/2020, ketika dilakukan peletakan batu pertama oleh Manager Unit Pengumpul Zakat (UPZ) PT Timah Tbk, Ustd Syofian, yang didampingi Camat Kundur, Koordinator UPZ PT Timah wilayah Kepri dan Riau, Budi Santoso, Lurah Tanjungbatu Kota, dan lainnya.

Ketua UPZ Baznas PT Timah Tbk, H. Dodi Setia Budi, melalui Koordinator UPZ Baznas Kundur, Budi Santoso, mengatakan, penggunaan Musholla di Perumahaan Suku Duane Kundur, menurut rencana akan dilakukan peresmian penggunaannya sebelum Ramadhan tiba.

BACA :  TINS Berdayakan UMKM Tangani Pandemi Covid-19

“Rencana awal memang akan dilakukan peresmian penggunaannya, karena sesuai dengan awal pembangunan kita lakukan peletakan batu pertama. Namun oleh karena wabah corona yang belum mengizinkan kita, shingga nantinya penggunaan dilakukan secara sederhana,” tukasnya.*