Anambas – Jalan Selayang Pandang di Kabupaten Kepulauan Anambas ( KKA )merupakan jalan penguhubung antara Kota Tarempa dengan Desa Tarempa Timur kini terancam ambruk.

Jalan Selayang Pandang, dibangun pada awal Tahun 2002 melalui anggaran Pemerintah kabupaten Natuna sebelum Anambas memisahkan diri menjadi Kabupaten Kepulauan Anambas.Sayangnya, peninggalan dari kabupaten Induk itu tidak bertahan lama, belum 15 tahun Jalan Selayang Pandang sudah rapuh dan menunggu waktu untuk ambruk.

Konsep Pembangunan jalan Semen Panjang dari Pemkab Natuna tentunya sudah ketinggalan Zaman. Pasalnya, saat masa pembangunan waktu itu Kabupaten Kepulauan Anambas belum lahir dan masih bersetatus Kecamatan Siantan serta jalan Selayang Pandang sudah tidak memungkinkan lagi untuk melayani alur gerak serta berkembangnya jenis kenderaan di saat ini.

Kodisi jalan Selayang Pandang saat ini sangat mengkawatirkan, banyak retakan pada kontruksi vital pada bangunan, tiang-tiang bangunan sudah genting, beberapa besi beton sudah keluar dari permukaan serta putus. Hal ini lah yang membuat Ketua Lembaga adat Melayu Pemkab Anambas Herdi Usman angkat bicara pada beberapa waktu lalu.

jalan-sp-anambas-sudah-tidak-layak-harus-segera-di-lakukan-perbaikan/ Jalan Selayang Pandang panjang sekitar 1,25km diperkirakan Revitalisasinya menghabiskan anggran lebih kurang 129 milliar. Tentunya, pembangunannya perlu dukungan dari pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.

Menurut informasi yang diperoleh media ini Dinass PRPU KKA sudah merncanakan pembangunannya beberapa waktu lalu namun hingga saat ini belum dapat terealisasi. Dikonfirmasi, Kasi Pembangunan Jalan Dinas PRPU KKA Isahendra mengatakan, Kondisi Jalan Selayang Pandang saat ini sangat mengancam keselamatan bagi pengguna jalan.Pemprov-Kepri-Diminta-Peduli-Terhadap-Jalan-Selayang-Pandang-Yang-Terancam-Roboh-(2)

“kita sudah surve kelokasi dan mengecek setiap bagaian-bagian kontruksi bangunannya banyak terdapat keretakan,besi-besinya sudah pada keluar dan jika saat kenderaan melintas terdapat serbuk-serbuk pasir berjatuhan” jelasnya Kamis, 22/2.

Dirinya menambahkan, pihaknya sudah merancang DED dan mengajukan perencana Pembangunan jalan Selayang Pandang beberapa waktu lalu.

“Pemkab Anambas melalui Dinas Pekerjaan Umum sudah merancang pembangunan Semen Panjang (SP) II dengan dana Sharing bersama Pemerintah provinsi KEPRI dalam penganggaran pembangunanya tapi akhirnya juga tidak terealisasi”.tambahnya.

Dengan Pagu anggaran 129 milliar pembangunan Jalan Semen Panjang di Kabupaten Kepulauan Anambas akan sulit terealisasi. Pasalnya, keuangan Pembkab Anambas beberapa tahun terakhir jauh mengalami penurunan dan Dana bagi hasil migas tidak lagi menjadi andalan.*