Pengurusan SIM di Tanjungbatu

Kundur News.

Tanjungbatu. Kapolda Kepulauan Riau (Kepri) Brigjen Pol Sam Budigusdian didampingi Bupati Karimun  H.Aunur Rafiq meresmikan Kantor Satuan Penyelenggara Administrasi Sim (Satpas) pembantu Polres Karimun di Polsek Kundur,  Kamis (21/04).

Terobosan ini dilakukan karena wilayah Karimun terdiri dari pulau-pulau sehingga hal ini dapat membantu  memudahkan masyarakat untuk pembuatan SIM.

Kasat Lantas Polres Karimun AKP Syamsulrizal, mengatakan tujuan Satpas ini dibuat untuk mempermudah masyarakat yang berada di Pulau Kundur dan sekitarnya. Selama ini warga Kundur yang ingin membuat SIM  harus mendatangi Polres yang harus nyebrang ke Karimun.

“Tujuannya untuk mempermudah masyarakat dalam pembuatan SIM.  Kasihan orang Kundur jauh-jauh ke Karimun hanya untuk buat SIM saja. Pulau Kundur juga lebih luas dibandingkan Pulau Karimun,” kata Syamsulrizal.

Disebutkan Syamsulrizal, Satpas pembantu Satlantas Polres Karimun ini merupakan yang pertama di seluruh jajaran Polda daerah Sumatera.

Kapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budigusdian meminta agar pelayanan masyarakat dalam pengajuan maupun perpanjangan surat izin mengemudi (SIM) di Kabupaten Karimun terutama di Kundur lebih ditingkatkan. Hal ini menyusul dibukanya Satpas pembantu Polres Karimun di Polsek Kundur.

”Kami berharap dengan diresmikannya Satpas Pembantu Polres Karimun di Polsek Kundur ini, masyarakat mendapatkan pelayanan yang lebih baik dan nyaman,” kata Kapolda usai meresmikan Satpas Pembantu Polres Karimun di Polsek Kundur.

 

Kapolda meminta kepada operator dan petugas SIM agar tidak mempersulit masyarakat selaku pemohon yang ingin mengurus SIM. Selain itu, dia juga menyampaikan pesan kepada masyarakat untuk lebih memahami aturan lalu lintas. Dia juga mengingatkan agar permohonan SIM dilakukan melalui proses resmi yang ditentukan kepolisian, bukan melalui calo, di antaranya harus mengikuti tes kesehatan, ujian teori, dan ujian praktik.

”Petugas yang bertugas di Satpas ini harus lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan pemohon juga harus dibuat nyaman,” pintanya.