Asahan – Seorang warga Jalan Pahat lingkungan VII Kelurahan Dadimulyo, Kecamatan Kota Kisaran Barat, Kabupaten Asahan Sumatera Utara, Heri Gunawan (30), terbaring tak berdaya di RSUD Grandmed Lubuk Pakam dengan kondisi melemah bibirnya tampak benjolan dan pecah seperti gumpalan darah mengering berwarna hitam. Dokter mendiagnose Ayah dari seorang putri ini mengidap penyakit Anemia Aplastik, sehingga membutuhkan biaya yang besar membuat Heri Gunawan sembuh.

Ayah Heri Gunawan, Pujiono, menceritakan, anaknyanya itu semula mengidap DBD, kondisi tersebut terus berkempanjangan dan bolak balik dirujuk ke Rumah Sakit.

Heri Gunawan saat menjalani perawatan di RSUD Grandmed Lubuk Pakam
Heri Gunawan saat menjalani perawatan di RSUD Grandmed Lubuk Pakam

“Awalnya pada Tahun 2019 lalu dia (Heri Gunawan.red*) kena seperti Demam Berdarah Dengue (DBD), selanjutnya kondisi bibir heri tampak tidak seperti bibir pada umumnya. Namun perlahan, bibir heri mengalami pembengkakan luar, kering dan badan lemas tak bertenaga hingga terus berulang ke RSUD Grandmed pada tanggal 21 April 2023”, ujar Pujiono, (18/5/2023).

Orangtua Heri Gunawan, Pujiono, mengaku kesulitan dengan biaya untuk perawatan Heri, karena menurut saran dari pihak dokter, untuk bisa cepat sembuh membutuhkan biaya berkisar Rp.450.000.000.

“Itu pun di Singapore berobatnya.” Imbuhnya.

Pijiono sangat berharap pada para pembaca untuk sudi kiranya dapat membantu meringankan beban Heri Gunawan beserta keluarga baik bantuan berupa moril maupun materil.

“Atau selain di Singapore barangkali ada diwilayah lain atau ditempat lain, atau dengan cara lainnya,” harap Pujiono.

Untuk informasi lebih lanjut, bagi masyarakat yang ingin menyisihkan rezekinya guna membantu sesama, dapat menghubungi wartawan Kundur News di Asahan atau dapat melalui kontak redaksi.*