Jenazah Lud Suhadi (45), ditemukan oleh seorang nelayan, Pono bersama 3 orang rekan

Sawang – Warga Desa Sawang Selatan yang terjatuh ke laut saat mancing di perairan Mengkuse dan menghilang sejak Selasa, (08/05/2018), sudah ditemukan Pada Kamis, (10/05/18), sekira pukul 06:00 WIB, dalam kondisi tidak bernyawa.

Jenazah Lud Suhadi (45), ditemukan oleh empat orang nelayan, Pono bersama 3 orang rekan nelayan di sekitar laut Sawang, dekat pulau Pandan yang berhadapan dengan pantai Sawang.

BACA: Seorang Anggota Pol PP Kundur Barat, Hilang Saat Memancing Ikan di Laut Mengkuse

Lud Suhadi sejak dikabarkan hilang sudah lebih kurang 38 jam, hingga akhirnya ditemukan dalam posisi mengapung, sejauh sekitar 1 mill laut dari tempat ia jatuh.

Jenazah langsung dibawa menggunakan Pompong oleh Jono beserta 3 rekannya, ke arah pantai sawang dan langsung disambut oleh tim BASARNAS (Badan SAR Nasional) Karimun, TAGANA (Taruna Siaga Bencana), dan LSM RAPI Karimun, beserta anggota Pol PP dan warga.

A.Ei Purba, salah satu tim dari Bazarnas mengatakan, penemuan korban merupakan kerjasama yang baik oleh tim, mulai dari Tagana, LSM RAPI, Pol PP dan Masyarakat Nelayan tentunya dalam upaya pencarian korban.

Jenazah Lud Suhadi saat dievakuasi ke pantai Sawang
Jenazah Lud Suhadi saat dievakuasi ke pantai Sawang

“Kita melakuan pencarian sejak dari kemarin nonstop secara bergantian, bersama warga. Syukurlah, upaya kita membuahkan hasil, dan ini merupakan bentuk kerjasama yang baik,” kata A.Ei Purba.

Korban saat dievakusi dengan pompong Jono bersema rekan nelayan
Korban saat dievakusi dengan pompong Jono bersema rekan nelayan

Korban murni kecelakaan di laut (Laka Laut), menurut salah satu rekan kerja korban Satuan Pol PP Kundur Barat, Aprianato, setelah melihat jasad korban secara teliti.

“Setelah saya teliti jasadnya secara perlahan, ini murni Laka Laut. Tidak ada tanda-tanda kekerasan,” kata Aprianato, Kamis (10/05), sesaat setelah evakuasi korban di Pantai Sawang.

Lud Suhadi menghilang sejak dikabarkan jatuh saat memancing ikan pada Selasa (08/05), pukul 16:00 WIB, dengan menggunakan sampan, sekitar 200 Meter dari lepas pantai Mengkuse. Korban saat ini sudah ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Jenazah Provost Satpol PP itupun sudah diserahkan ke pihak keluarga dirumah duka RT/RW 02/03 Mengkuse, desa Sawang Selatan. Menurut rencana, akan disemayamkan pada pukul 11:00 WIB, atau sebelum sholat fardhu zuhur.*