Turnamen Bola Volly Antar Suku di Karimun Berakhir dan Ditutup Bupati, Berikut Ini Nama Tim Yang Meraih Juara

KARIMUN – Bupati Karimun Aunur Rafiq menutup turnamen bola volly antar suku dan paguyuban se-Kabupaten Karimun, yang digelar di Lapangan Bola Voli Asrab Kelurahan Sungai Lakam Timur Kecamatan Karimun, Rabu malam (11/1).

Kegiatan tersebut digelar hampir satu bulan lamanya oleh Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), yang bekerjasama dengan Yayasan Asrab dan diikuti seluruh suku dan paguyuban se Kabupaten Karimun.

Para juara dari tim putra dan putri antara lain, untuk tim putra juara I diraih oleh tim KKB Meranti, juara II diraih oleh RMBKK, juara III diraih oleh KBM Maumere, dan juara IV diraih oleh Among Mitro.

Kemudian tim putri juara I diraih oleh LAM Kabupaten Karimun, juara II diraih oleh KKB Meranti, juara III diraih oleh KKSS, dan juara IV diraih oleh Among Mitro.

“Turnamen bola volly antar suku dan paguyuban ini telah selesai dan kita tutup secara resmi. Terimakasih kepada penyelenggara dalam hal ini Yayasan Asrab telah melakukan turnamen antar suku dan paguyuban di Kabupaten Karimun ini,” ujar Aunur Rafiq.

Dia menyebutkan, kegiatan turnamen bola volly antar suku dan paguyuban itu, baru pertama kalinya dilaksanakan di Kabupaten Karimun, dan hasilnya dapat berjalan dengan sukses sampai akhir kegiatan.

“Melalui turnamen bola vollu antar suku dan paguyuban ini, menunjukkan bahwa kemajemukan masyarakat di Kabupaten Karimun begitu harmonis dan sangat baik,” kata Aunur Rafiq lagi.

Dengan keterlibatan para suku dan paguyuban di Kabupaten Karimun dalam turnamen bola volly tersebut, tentunya menunjukkan bahwa para suku di bumi berazam sangat kompak dan menjunjung tinggi rasa kekeluargaan serta rasa persatuan dan kebersamaan.

“Melalui turnamen seperti ini, pastinya akan menumbuhkan kebersamaan dan semakin mempersatukan antar paguyuban serta suku yang ada di Kabupaten Karimun. Alhamdulillah daerah kita selalu kondusif dan harmonis, dengan kuatnya rasa persatuan ini,” ungkap Aunur Rafiq.

Aunur Rafiq berjanji akan mensuport kegiatan tersebut agar dapat kembali digelar pada tahun 2024 mendatang, yang tetap melibatkan antar suku dan paguyuban se Kabupaten Karimun, serta akan menjadi agenda tahunan sebagai wujud harmonisasi masyarakat di Kabupaten Karimun.(*)

Previous articleCiptakan Kedekatan dengan Warga Binaan, Sertu Jonni Pasaribu Babinsa Koramil 06/KTM Laksanakan Komsos 
Next articleKompak, Pembuatan Pos Babinsa di Desa Sakarotan Terus Digulirkan oleh Babinsa dan Masyarakat Setempat