KARIMUN – Wakil Bupati Karimun, Rocky Marciano Bawole meninjau Pantai Pelawan Desa Pangke Barat Kecamatan Meral Barat, Selasa (5/5/2026), tepat dimana peristiwa tragis meninggalnya seorang pria yang disebabkan menyelamatkan anaknya tenggelam pada Minggu kemarin (3/5/2026), meski nyawa anaknya berhasil diselamatakan namun dia tak tertolong dan tenggelam lemas.
Sebelum melakukan tinjauan di Pantai Pelawan, terlebih dahulu Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole menggelar rapat koordinasi, di Kantor Desa Pangke bersama pengelola wisata, untuk mengevaluasi Standar Operasional Prosedur (SOP) keselamatan.
Dalam rapat evaluasi tersebut, diputuskan sejumlah kebijakan baru untuk memperketat pengamanan. Salah satunya adalah pemasangan pembatas fisik permanen di titik-titik yang dinilai rawan dan berbahaya.
“Nanti total ada dipasang lima penanda atau pembatas di titik-titik yang dilarang untuk direnangi pengunjung. Ini penting agar masyarakat tahu batas aman mereka,” ujar Rocky Marciano Bawole.
Tidak hanya itu, Rocky Marciano Bawole juga menginstruksikan penguatan personel di lapangan, pengawasan yang diperketat khususnya saat puncak kunjungan wisatawan.
Begitupun unit medis wajib tersedia di lokasi pada hari Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional. Termasuk maksimalkan penggunaan alat pengeras suara untuk peringatan dini, serta menyiagakan petugas yang terlatih First Aid atau pertolongan pertama.
Rocky Marciano Bawole mengakui, meski fasilitas pengamanan sudah tersedia, faktor kewaspadaan pengunjung tetap menjadi kunci utama keselamatan.
Ia pun menghimbau masyarakat untuk tidak lengah, terutama orang tua yang membawa anak-anak.
“Kami menghimbau pengunjung tetap berhati-hati. Orang tua harus ekstra mengawasi anak. Laut ini kadang terlihat tenang, tapi penuh misteri. Tetap waspada dan saling peka terhadap situasi sekitar,” pesannya.
Insiden naas baru-baru ini seorang ayah meninggal dunia saat berusaha menyelamatkan anaknya di Pantai Pelawan, menjadi alarm serius bagi seluruh pengelola wisata di Kabupaten Karimun.
Rocky Marciano Bawole menegaskan, langkah evaluasi dan perbaikan sistem keamanan ini tidak hanya berlaku untuk Pantai Pelawan, tetapi juga diterapkan di seluruh destinasi wisata pantai di Kabupaten Karimun.
“Papan himbauan akan dipasang secara masif. Keselamatan adalah prioritas utama, bahkan saat sedang berwisata,” pungkasnya.(*)



















































