BELAT – Personel Kodim 0317 Tanjungbalai Karimun berjibaku bersama warga Desa Penarah Kecamatan Belat, dalam membangun Jembatan Armco di Sungai Mata Satu.

Hingga saat ini progres pembangunannya sudah mencapai 40 persen lebih, meski resiko pengerjaannya dihadapkan dengan berbagai kendala medan dan logistik.

Dandim 0317 Tanjungbalai Karimun, Letkol Inf Andit Franata mengatakan, anggotanya bersama masyarakat di lapangan terus mengerjakan pengecoran lantai dasar jembatan, yang menjadi tahap awal konstruksi.

“Jembatan dengan bentangan 7 meter dan tinggi 2,5 meter ini, diproyeksikan menjadi penghubung vital antarwilayah di Desa Penarah, serta memberikan manfaat langsung bagi 1.317 jiwa,” ujar Letkol Inf Andit Franata, Rabu (6/5/2026).

Di lokasi, aktivitas terlihat berjalan dinamis. Material diangkut menggunakan perahu untuk menyeberangi sungai selebar 4 meter, kemudian dilangsir secara manual oleh personel TNI dan warga menuju titik pekerjaan. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri yang memperlambat distribusi bahan bangunan.

“Semua material harus dibawa menyeberang dengan perahu, lalu dipikul ke lokasi. Ini memang berat, tapi personel Kodim 0317 Tanjungbalai Karimun bersama masyarakat tetap optimis, pekerjaan selesai sesuai target,” katanya.

Selain kendala distribusi, faktor pasang air laut juga memengaruhi ritme pekerjaan. Saat air pasang, aktivitas konstruksi terpaksa dihentikan hingga empat jam karena ketinggian air mencapai 2,60 meter, melebihi kondisi normal.

Keterbatasan bahan bangunan di lokasi turut menjadi perhatian. Material seperti batu dan pasir tidak tersedia secara lokal, sehingga harus didatangkan dari luar daerah melalui proses pemesanan yang memakan waktu.

Kendati demikian, semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat tetap terjaga. Koordinasi lapangan dilakukan secara intensif untuk memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan efektif dan aman.

“Hingga saat ini pengerjaan masih difokuskan pada pengecoran lantai dasar, sementara tahapan lain seperti abutmen, girder, dan lantai jembatan akan dilaksanakan secara bertahap,” tambah Letkol Inf Andit Franata.

Proyek jembatan tersebut diharapkan segera rampung, sehingga mampu membuka akses yang lebih cepat dan aman bagi masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.(*)

Previous articleSiti di comparazione per casino sicuri non AAMS: Guida alla scelta migliore