wapres-indonesia-salah-satu-negara-paling-timpang-ekonominya

+

+
Wakil Presiden Jusuf Kalla mengakui ketimpangan ekonomi antarpenduduk Indonesia termasuk paling besar di dunia. Untuk itu, pemerintah berkomitmen mengatasi salah satu tantangan globalisasi tersebut.

“Salah satu negara yang paling timpang adalah negeri kita. Saya berjanji untuk memperbaiki kondisi ini, secara bersama-sama,” kata Jusuf Kalla dalam Muktamar VI dan Milad ke-25 Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) di Universitas Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (12/12).

Menurut Jusuf Kalla, berdasarkan laporan Bank Dunia, satu persen keluarga Indonesia bisa menguasai hingga 50,3 persen kekayaan bangsa. Dengan demikian, kekayaan sisanya harus diperebutkan oleh 99 persen keluarga Indonesia lainnya.

“Kita bicara tentang keadilan agar kondisi ke depan tidak terganggu. Bangsa ini harus meningkatkan tingkat keadilannya secara bersama-sama,” katanya.

Wapres juga mengingatkan bahwa rasio gini (tingkat ketimpangan) nasional adalah sekitar 0,41. Namun rasio gini di perkotaan diperkirakan dapat mencapai 0,43 atau lebih besar ketimbang pedesaan.

+
Merdeka.com