KARIMUN – Pemerintah Kabupaten Karimun melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menggelar pelatihan dan sertifikasi tenaga kerja konstruksi tahun 2026, di Hotel 21 Karimun, Rabu (23/9/2026).
Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 75 peserta dan dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole.
Dalam kesempatan itu Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole mengatakan, pelatihan peningkatan kapasitas serta sertifikasi sertifikasi tenaga kerja, merupakan program prioritas daerah yang sangat krusial, meskipun berada di tengah keterbatasan anggaran dan efisiensi biaya.
“Pembangunan infrastruktur yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh perencanaan dan anggaran yang memadai, tetapi sangat bergantung pada kompetensi tenaga kerja di lapangan,” sebut Rocky Marciano Bawole.
Oleh karena itu kata dia, pengawasan harus sesuai spesifikasi dan teknis bangunan. Sehingga kegiatan peningkatan kapasitas dan profesionalisme yang dilaksanakan merupakan kebutuhan penting untuk mendukung keberhasilan pembangunan daerah.
Rocky Marciano Bawole juga mendorong jajaran Dinas PUPR Karimun untuk terus berani membuat terobosan-terobosan positif, demi ketertiban tata ruang dan kebaikan bersama masyarakat Karimun.
“Melalui pelatihan dan sertifikasi ini, Pemerintah Kabupaten Karimun berharap para peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai, memperoleh sertifikasi kompetensi standar nasional, serta dapat berkontribusi langsung dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur daerah yang aman, andal, dan berkualitas,” pesan Rocky Marciano Bawole.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Karimun, Raja Machrizal menjelaskan, dari 75 peserta yang mengikuti pelatihan kali ini, terbagi kedalam tiga bidang kualifikasi utama, yakni petugas keselamatan konstruksi jenjang 3 25 peserta, pelaksana lapangan pekerjaan jalan jenjang 4 25 peserta, dan pelaksana lapangan pekerjaan gedung jenjang 4 25 peserta.
Kata Raja Machrizal, penjaringan peserta telah dilakukan secara terbuka bagi masyarakat umum maupun pegawai internal Dinas PUPR sejak bulan April.
“Langkah ini diambil untuk memastikan tertib administrasi serta kesiapan SDM teknis, dalam memenuhi persyaratan proses pengadaan barang atau jasa tender pelelangan proyek pemerintah,” jelas Raja Machrizal.
Pelatihan tersebut menurutnya dilaksanakan atas Kerjasama dengan beberapa pihak, seperti Balai Jasa Konstruksi Wilayah (BJKW) I Banda Aceh, Dinas PUPR Provinsi Kepri, serta didukung oleh para instruktur dan asesor kompeten.(*)
















































