
PEKANBARU – Dukungan terhadap hasil Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) III Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) terus menguat dari daerah. Kali ini, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Kota Pekanbaru secara tegas menyatakan dukungan penuh terhadap seluruh hasil Rakornas III yang digelar pada 27 Oktober 2026.
Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan komitmen DPC PPP Kota Pekanbaru untuk tetap satu komando di bawah kepemimpinan Ketua Umum DPP PPP, H Muhammad Mardiono.
Sikap politik organisasi itu dinilai penting di tengah upaya konsolidasi dan pembenahan internal partai menjelang verifikasi partai politik pada 2027 serta Pemilu 2029.
Ketua DPC PPP Kota Pekanbaru melalui Ketua Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) I, H Mohd. Syafi’i, menegaskan bahwa pihaknya berdiri tegak mendukung kepemimpinan Mardiono beserta keputusan yang dihasilkan dalam Rakornas III.
“Kami DPC PPP Kota Pekanbaru mendukung penuh hasil Rakornas DPP PPP di bawah kepemimpinan Bapak Mardiono sebagai Ketua Umum PPP. Kami akan tetap satu komando dan berada dalam barisan kepemimpinan beliau demi menjaga soliditas serta persatuan partai,” tegas Syafi’i, Rabu (4/11/2026).
Menurut Syafi’i, hasil Rakornas III harus menjadi pedoman bersama bagi seluruh jajaran kepengurusan PPP dalam menjalankan roda organisasi. Ia menilai, kepentingan partai harus ditempatkan di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
Karena itu, seluruh kader diminta menjaga kekompakan dan tidak terjebak dalam dinamika internal yang berpotensi menghambat agenda besar partai.
Baginya, soliditas bukan sekadar pernyataan dukungan terhadap kepemimpinan pusat, melainkan harus dibuktikan melalui kerja nyata, koordinasi dan kesamaan langkah hingga tingkat paling bawah.
“Seluruh jajaran harus memiliki semangat dan tujuan yang sama. Jangan sampai perbedaan pandangan membuat organisasi kehilangan fokus. Saat ini yang harus kita kedepankan adalah kepentingan dan kebesaran PPP,” ujarnya.
Perkuat Struktur Hadapi Pemilu 2029
Lebih lanjut, Syafi’i menyebut Rakornas III juga menjadi momentum strategis untuk mempercepat pembenahan kelembagaan partai. Salah satu agenda yang menjadi perhatian adalah akselerasi pembentukan badan-badan khusus di tingkat Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC).
Menurutnya, pembentukan badan-badan tersebut harus segera ditindaklanjuti agar struktur organisasi semakin kuat dan memiliki perangkat kerja yang mampu menjalankan fungsi partai secara optimal.
Ia menegaskan, penguatan kelembagaan tidak boleh berhenti sebagai keputusan di tingkat pusat. Seluruh jajaran di daerah harus mampu menerjemahkannya menjadi program dan langkah konkret.
Terlebih, PPP menghadapi sejumlah agenda penting dalam beberapa tahun ke depan, mulai dari persiapan verifikasi partai politik 2027 hingga menghadapi kontestasi Pemilu 2029.
“Penguatan organisasi harus dimulai dari sekarang. Kita tidak bisa hanya mengandalkan struktur kepengurusan, tetapi juga harus mempersiapkan kader, memperbaiki administrasi, memperkuat data partai dan membangun komunikasi dengan masyarakat,” jelasnya.
Syafi’i juga menekankan pentingnya menjaga kesinambungan koordinasi antara DPP, DPW, DPC, PAC hingga pengurus ranting. Menurutnya, komunikasi yang baik akan memastikan setiap kebijakan dan keputusan organisasi dapat dipahami serta dilaksanakan secara seragam.
Ajak Kader Akhiri Konflik Internal
Di sisi lain, Syafi’i mengingatkan seluruh kader PPP agar tidak lagi memperpanjang konflik maupun perbedaan di internal partai. Ia berharap seluruh energi dan perhatian kader dikembalikan untuk memperkuat organisasi serta membangun kepercayaan masyarakat.
Menurutnya, dinamika internal yang berkepanjangan hanya akan menguras energi dan menghambat kerja-kerja politik partai di daerah.
Karena itu, momentum Rakornas III diharapkan menjadi titik balik untuk mengakhiri perbedaan dan memperkuat persatuan seluruh kader PPP.
Ia menilai tantangan politik ke depan semakin besar sehingga membutuhkan kepemimpinan yang solid, organisasi yang tertata, serta kader yang memiliki komitmen kuat terhadap perjuangan partai.
DPC PPP Kota Pekanbaru pun menyatakan siap menjalankan hasil Rakornas III dan mendukung langkah-langkah konsolidasi yang dilakukan DPP PPP di bawah kepemimpinan Muhammad Mardiono.
Dengan kesamaan sikap dan satu garis komando, PPP diharapkan mampu memperkuat mesin organisasi, memperluas basis dukungan masyarakat, serta mempersiapkan diri menghadapi verifikasi partai politik 2027 dan Pemilu 2029.









































