Jpeg
Jpeg
Jpeg

+
Lazada Indonesia

+
Kundur News

Masjid Nurunnabawai KM 5 Kelurahan Tanjungbatu Barat Kecamatan Kundur rusak berat setelah di sambar perti saat hujan mengguyur, Minggu (15/11) pagi.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Saat itu, hanya saja, kubah misjid, plavon, meteran listrik dan beberapa bagian atap masjid hancur berantakan.

Menurut pengurus masjid, Kasiadi (55) yang tinggal tak jauh dari, sambaran petir itu terjadi bersamaan dengan hujan deras yang mengguyur sejak Subuh hari. Menurutnya, saat petir menghantam kubah dan atap masjid, tak seorang pun mengetahui apa lagi warga yang berada di sekitarnya.

“Awalnya ada warga yang heran melihat lampu taman yang hilang satu, saat Ia datang kemasjid melihat masjid didalamnya berantakan ia pun langsung memberitahukan saya. Saya pun langsung memukul kentong untuk mengumpulkan warga,” ujar Kasiadi saat ditemui dimasjid sedang memberskan puing-puing yang berantakan.

Lebih lanjut Kasiadi mengungkapkan jamaah dan beberapa warga mencoba merapikan dan membersihkan masjid dari puing-puing yang berserakan. Pihaknya juga mengganti beberapa alat pengeras suara dan alat elektronik lainnya diperbaharui.

“Kurang lebih hampir Rp50 juta kerugian yang ditaksir. Kita lihat saja meteran hancur berantakan, semua kabel yang ada tak bisa dipakai lagi akibat terbakar. Dan beberapa plapon pun hancur berantakan,” ungkapnya.

Selain masjid di Kundur di sambar petir, Masjid tertua Masjid Abdul Gani di Kecamatan Buru juga disambar petir. Bangunan menaranya disambar petir hingga hancur bagian pucuk menara.
Kejadian tersebut juga terjadi pada juga pada hari Minggu pagi. Disaat hujan deras dan juga terjadi petir pada saat itu. Beruntung kejadian tersebut juga tidak ada mengalami korban jiwa.

+
Oleh : Z