Tanjungbatu – Kurang lebih belasan hektar lahan perkebunan karet dan perkebunan lainnya milik warga di kawasan perbatasan antara Parit Muda dengan Desa Lubuk, terbakar, pada Jumat (05/10/18).

Sebagian besar wilayah perkebunan terdiri dari lahan gambut, sehingga api sulit untuk dipadamkan.

Dua unit kendaraan pemadam kebakaran (Damkar), diturunkan dalam upaya pemadaman, satu unit damkar milik Pemda, dan satu lainnya dari PT Timah.

BACA :  Bakar Lahan Hingga Terbakar, Petani Paya Togok Ditahan Polisi

Kapolsek Kundur, Kompol Wisnu Edhi Sadono, SE, dalam keterangannya mengatakan, api menjalar diperkebunan milik warga diperkirakan selama lebih kurang empat setengah jam.

“Sekira pukul 14.00 WIB piket Yanmas Polsek Kundur menerima laporan telah terjadi kebakaran hutan dan lahan, kemudian kita menelpon Damkar Kecamatan Kundur dan PT Timah di Perayun,” terang Wisnu.

BACA :  Mulai Rabu, Polres Karimun Kembali Gelar Razia Kendaraan

Wisnu Edhi Sadono, sambungnya lagi, sebelum Damkar turun ke lokasi kebakaran, proses pemadaman hanya dilakukan dengan alat seadanya, seperti ember dan sejumlah mesin robin milik warga.

“Awalnya masyarakat bersama petugas hanya bisa melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya seperti ember dan mesin pompa air seperti robin, namun itu hanya mampu memadamkan api disebagian kecil saja. Setelah dua unit Damkar tiba, proses pemadaman baru dapat dilakukan secara maksimal, dan sekira pukul 18.30 WIB, seluruh lahan yang terbakar dapat dipadamkan,”pungkasnya.

BACA :  Kesadaran Mengenakan Helm, Dan Pengendara Anak Dibawah Umur

Sampai saat ini pihak kepolisian terus mencari tahu secara pasti akibat dari kebakaran tersebut.*