Tembilahan — Forum pembauran kebangsaan (FPK) kabupaten Indragiri Hilir mengelar acara silaturahmi bersama para paguyuban serta menyambut kunjungan kerja forum Pembauran Kebangsaan (FPK) kabupaten Siak, bertempat di restoran Pondok Indragiri, jalan Sri Gemilang, Tembilahan, Ahad (25/12/2022) malam.

Dalam kegiatan tersebut juga dihadiri Bupati Inhil Drs HM Wardan MP, Dandim 0314/Inhil diwakili oleh Pasi Pers 0314/Inhil Letda Arm Muchazzar. Kapolres Inhil AKBP Norhayat S.I.K, Pasi pers, ketua MUI, ketua lembaga adat Melayu Riau kabupaten Indragiri Hilir, Kaban Kesatuan Bangsa dan
Politik Kabupaten Siak Syamsurizal S.E, M.Si., Kaban Kesbangpol Kab.Inhil, di Wakili Analis Kebijakan Ahli Muda Subbid Penanganan Konflik Muhtar Efendi A. S.Sos. Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Siak H.
Sukijo, S.E. Ketua MUI Inhil K.H. Rusli Kurnain. Ketua FKUB Inhil H. Nawawi., Ketua FPK Inhil H. Zaini Awang. Pengurus FPK Indragiri Hilir. Ketua-ketua Paguyuban Sekabupaten Indragiri Hilir.Pengurus FPK Kabupaten Siak. Tamu Undangan lainnya.

Ketua FPK kabupaten Indragiri Hilir H Zaini Awang mengatakan dalam sambutannya pada hari ini, tidak menyangka sebelumnya bahwa Kesbangpol dan FPK Kabupaten Siak berkunjung Ke FPK Inhil, sebelumnya dapat kabar sekitar 5 hari yang lalu, sehingga diselaraskan dengan kegiatan Silaturahmi FPK kabupaten Indragiri Hilir agenda tahunan, salah satu kegiatan dan forum silaturahmi yang dapat mewujudkan kebersamaan dankekeluargan dalam merajut dan merawat Negara. Kesatuan Republik Indonesia dalam bingkai bhinneka tunggal Ika dengan menghormati perbedaan.

“Tentunya saya ketua FPK kabupaten Indragiri Hilir dan pengurus FPK mengucapkan selamat datang di Bumi Hamparan Kelapa Kabupaten Indragiri Hilir kami ucapkan kepada Kepala Kantor Kesbangpol Kabupaten Siak dan Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Siak beserta rombongan. Semoga dengan Kunjungan Bapak/Ibu, Saudara/Saudari Membawa berkah bagi kami dan terjalin hubungan persaudaraan yang lebih baik,” kata H Zaini Awang.

Dalam kesempatan tersebut H Zaini Awang menyampaikan bahwa Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Indragiri Hilir telah berhimpun paguyuban-paguyuban dari berbagai suku dan etnis yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir, sebagai wadah informasi, komunikasi, konsultasi, kerjasama dan memelihara rasa kekeluargaan, yang diarahkan menumbuhkan, memantapkan dan memelihararasa persaudaraan dan cinta tanah air. Sebagaimana semboyan semangat persatuan : “Bersatu kita teguh, Bercerai kita runtuh”.

Pada Tahun 2020 FPK mulai rampung terbentuk setiap kecamatan,dan ini mendapat apresiasi dari FPK Provinsi Riau pada saat Acara Rapat Koordinasi FPK Se-Kabupaten Indragiri Hilir Tahun 2020 di Hotel TOP 5 Tembilahan. Pada Tahun 2020 tersebut, FPK Inhil yang terdepan dan lebih dulu membentuk FPK Kecamatan maupun Kelurahan/Desa khususnya di Provinsi Riau.

FPK berdiri berdasarkan Peraturan Dalam Negeri (PERMENDAGRI) Nomor 34 Tahun 2002 Tentang Pedoman Penyelenggaraan Pembauran Kebangsaan di Daerah. Dalam Bab II Pasal 2 ayat 2 menyatakan; Penyelenggaraan Pembauran Kebangsaan di Kabupaten/Kota menjadi tanggung jawab dan dilaksanakan oleh masyarakat, difasilitasi dan dibina oleh pemerintah Kabupaten/Kota. Pada Bab III Pasal 8 ayat 1 ; FPK dibentuk di Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, dan Kelurahan/Desa.Dalam bab III juga Pasal 10 ayat 1 menyatakan; Keanggotaan FPK terdiri dari atas pimpinan organisasi pembauran kebangsaan, pemuka adat, suku, etnis dan masyarakat setempat.

“Harapan kami tentunya kegiatan-kegiatan FPK ke depan mendapatkan dukungan dan perhatian yang lebih besar, baik dari sisi anggaran maupun diikutsertakan dalam kegiatan-kegiatan Satker maupun lembaga lainnya yang saling berhubungan,” bebernya.

Pertemuan dankegiatan yang intens seperti ini sangat bermanfaat dalam merajut sertamerawat kebersamaan dan kekeluargaan antarsuku dan etnis, guna menjaga persatuan dan kesatuanyang ada di Kabupaten Indragiri Hilir khususnya.

Dalam kesempatan ini juga H Zaini Awang ingin menyampaikan, Rampungnya pembentukan FPK pada setiap kecamatan di kabupaten Indragiri Hilir pada tahun 2021 saat Pertemuan dalam Kunjungan Kerja dan ramah tamah FPK Riau ke Kesbangpol Inhil dan FPK Inhil. “Kami menyampaikan ke FPK Riau bahwa pembentukan FPK disetiap Desa dan Kelurahan yang belum rampung di Kabupaten Indragiri Hilir. Dalam hal ini tentunya, kami meminta dan memohon kepada Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir bersama Pemerintah Desa dan Kelurahan untuk dapat membantu terwujudnya beberapa FPK di tingkat Desa dan Kelurahanyang belum terbentuk,” ujarnya.

Sementara itu Sukijo, S.E. ketua forum Pembauran Kebangsaan (FPK) kabupaten Siak mengatakan terimakasih kepada pemerintah daerah kabupaten Indragiri Hilir dan kepengurusan FPK Inhil yang sudah menyambut kedatangan rombongan FPK Siak serta kaban Kesbangpol Siak.

“Hari ini saya membawa 28 suku yang ada di kabupaten Siak untuk melihat langsung kondisi FPK kabupaten Indragiri Hilir untuk belajar dan mencari informasi tentang keberhasilan membentuk kepungurusan FPK sampai tingkat Desa. Kalau kami (FPK siak-red) hanya baru sampai tingkat kabupaten, tentunya kedatangan kami ke sini untuk belajar,” kata Sukijo.

Tentunya semua keberhasilan tersebut tidak lepas dari arahan-arahan pemerintah daerah kabupaten Indragiri Hilir, ya itu bapak bupati Inhil Drs HM Wardan yang mampu membina FPK Inhil sehingga berhasil berkembang sampai di tingkat desa.

Sementara itu Bupati Inhil Drs H Muhammad Wardan mengatakan Selamat datang kepada FPK Kab. Siak dan rombongan semoga dapat berkenan berada di negeri seribu parit hamparan kelapa dunia dan tentunya mempererat tali silaturahmi serta saling bertukar wawasan.

“Apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya atas kunjungan dari FPK Kab. Siak atas waktunya menyempatkan diri bersilaturahmi dengan FPK dan segenap Paguyuban yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir.
Semoga dengan adanya kegiatan silaturahmi ini dapat menjadi manfaat dan penggerak organisasi khususnya FPK dalam turut serta mendukung program pemerintah sehingga dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” kata bupati Inhil dua periode tersebut.

Lanjut bupati malam ini berasa bahagia atas kunjungannya FPK kabupaten Siak untuk bertukar pengalaman tentang FPK kabupaten Indragiri Hilir yang sudah sampai kepengurusan di tingkat desa-desa.

“FPK kabupaten Indragiri Hilir terbentuk tahun 2013 sampai 2022 banyak yang sudah dilaksanakan oleh FPK kabupaten Indragiri Hilir, sehingga kemajemukan terlihat jelas di kabupaten Indragiri Hilir, tanpa adanya gesekan-gesekan, hidup rukun saling toleransi, Inhil juga boleh kita katakan meniatur Indonesia, karena saking banyaknya suku-suku yang ada di Inhil,” ujar Bupati namun dari semua itu kita di sini saling menjaga satu sama lain, tanpa ada pertikaian,” jelas Bupati.