Pasca penangkapan dua pelaku sabu seberat 30 Kilogram ditangkap di Jalan lintas Riau-Sumatera Utara, Rabu (27/5) lalu oleh Polres Rokan Hilir, Polda Riau menambah jumlah pasukan guna mencegah masuknya jaringan narkoba internasional. Kapolda Riau Brigjen Pol Dolly Bambang Hermawan mengatakan, peredaran narkoba ke Indonesia salah satunya masuk melalui pesisir Riau.

“Peningkatan pengawasan di wilayah pesisir akan dilakukan. Penambahan personel di Polres di kawasan pesisir akan dilakukan,” kata Dolly di Pekanbaru, Jumat (29/5).

Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo mengatakan, proses penambahan personel polisi di Rokan Hilir dan wilayah perairan Riau lainnya telah dilakukan dengan penerimaan Bintara di SPN Pekanbaru.

“Kapolda sudah sampaikan untuk meningkatkan kebutuhan personel di wilayah pesisir. Saat ini kita proses rekrutmennya sudah dilakukan,” kata Guntur.

Selain menambah personel, upaya peningkatan pengawasan juga dilakukan dengan melakukan pemetaan kawasan rawan disusupi oleh pemasok narkotika. Koordinasi dengan institusi lainnya dan masyarakat juga dilakukan, guna meningkatkan pengawasan masuknya barang haram itu dari luar negeri.

“Kita juga berikan penyuluhan kepada masyarakat terkait bahaya narkotika tersebut, sehingga kita bisa menjalin komunikasi dengan masyarakat, dan informasi dari masyarakat akan membantu pencegahan masuknya narkotika,” ujar Guntur.

 

 

+