Tembilahan — Setiap tanggal 27 Rajab umat Islam di Indonesia memperingati peristiwa isra Miraj terkhusus masyarakat di RT 001/ RW 016, gang Baitul Mukarram, jalan Baharuddin Yusuf, kelurahan Tembilahan kota, kecamatan Tembilahan, kabupaten Indragiri Hilir melaksanakan peringatan peristiwa isra mi’raj nabi Besar Muhammad SAW 1444/Hijriah, 2023 Masehi.

Isra Miraj merupakan perjalanan spritual Nabi Muhammad yang memang sulit diterima logika. Bagaimana tidak, Isra yang menunjukkan perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Mekkah ke Masjidil Aqsa, jarak tempuhnya lebih dari 1.000 km. Pada masa itu, alat transportasi yang biasa digunakan adalah kuda dan unta.

 

Sebelum mendengarkan tausiyah yang akan diberikan Al-Mukarramah ustadz Budiansyah, SE Dikesempatan tersebut juga dilaksanakan kegiatan maulid Habsyi dari majelis Selawat Kerukunan keluarga kawlo alit

 

Saat dikonfirmasi awak media Ketua panitia pelaksana Husnaini yang juga merupakan pengurus Musholla Baitul Mukarram mengungkapkan pada malam ini untuk sekian kalinya peringatan peristiwa Isra mi’raj nabi Besar Muhammad SAW terus menerus dilaksanakan, karena kecintaan terhadap Nabi Muhammad warga di sini kompak melaksanakan isra mi’raj nabi Muhammad SAW.

 

“Alhamdulillah saya selaku pengurus Musholla Baitul Mukarram sangat apresiasi terhadap warga RT 001 dan Keta RT yang sudah mempersiapkan segala sesuatunya sehingga terlaksana dengan lancar peringatan peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1444/hijriah,” ungkapnya, Ahad (12/2/2023) malam.

 

Ia juga berharap, kegiaatan keagamaan yang sudah ada lama terus berlanjut, sehingga generasi muda penerus tau persis dan bisa melanjutkan kegiatan yang serupa di laksanakan di musholla Baitul Mukarram pada setiap tahunnya.

 

Dikesempatan tersebut, ketua panitia pelaksana tersebut juga mengungkapkan terimakasih kepada para panitia pelaksana dan para donatur yang sudah mau menyumbang rezekinya untuk pelaksanaan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di musholla Baitul Mukarram.

 

“Tentunya, ini masyarakat yang mau melaksanakan kegiatan Isra Miraj Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, jadi iuran dari rumah ke rumah di pungut para panitia yang bertugas, mudah-mudahan ini menjadi amal ibadah untuk kita semua,” tandasnya.

 

Terakhir Selaku ketua panitia mengatakan mohon dukungan kepada masyarakat yang ada di lingkungan musholla Baitul Mukarram, atas persiapan dari musholla menjadi mesjid yang masih dalam proses.

 

“Itu harapan kami semua, musholla yang ada bisa berganti jadi Mesjid, sehingga tidak jauh-jauh lagi masyarakat mau sholat Jum’at, biasanya harus mencari mesjid terdekat untuk para kaum laki-laki untuk melaksanakan kewajibannya sholat Jum’at berjamaah,” pungkasnya.

 

Tampak hadir dalam acara peringatan peristiwa Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW di musholla Baitul Mukarram, perwakilan camat Sekcam Tembilahan, Lurah Tembilahan kota serta para tokoh masyarakat, dan tokoh agama, tokoh pemuda, dan perwakilan undangan mesjid dan musholla yang ada di wilayah kota Tembilahan.

 

 

Sementara itu Sekcam Tembilahan Ibnu Sajili mengatakan terimakasih kepada panitia pelaksana pelaksanaan yang sudah mengundang pihak kecamatan di acara isra mi’raj nabi Muhammad SAW di musholla Baitul Mukarram.

Dalam kesempatan tersebut ia selaku pemerintah kecamatan mengatakan di tahun 2024 mendatang sudah pemilihan umum baik itu pileg, pelpers, Pilgub dan pilbup jadi masyarakat khususnya warga RT 001 bisa menyikapi perbedaan.

 

 

Dalam pelaksanaan tersebut ada tahapan-tahapannya sudah kita lalui oleh komisi Pemilihan Umum Kabupaten dan seluruh Indonesia yaitu telah terbentuknya panitia pemilihan Kecamatan atau PPK dan selanjutnya juga telah dilantik anggota BPS, dan Petugas Pemuktahiran Data Pemilih di tingkat kelurahan.

 

“Dari pada itu selaku dari pihak kecamatan berharap dukungan dari Ketua RT dan masyarakat, sehingga warga bisa terdata dan bisa memilih pemimpin-pemimpin masa yang akan datang,” ungkapnya.

“Kita sudah memasuki tahun politik partai politik berbeda pilihan boleh berbeda namun kesatuan dan kesatuan tidak boleh membuat kita berbeda tetap kita bersatu karena bangsa ini, bangsa yang besar bangsa yang banyak terdiri dari suku dan anak bangsa itu adalah kekuatannya persatuan dan kesatuan dan itulah membuat kita pada hari ini Islam terdapat berjalan dengan baik sehingga tujuan daripada bangsa kita ini ke depan harus tetap kita terjaga bersama-sama,” sambungnya.

 

Sementara itu ustadz Budi dalam tausiyahnya mengatakan hikmah

yang bisa di ambil di dalam perjalanan Baginda Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam dan juga bisa di amalkan di dalam kehidupan sehari-hari, di antara hikmah Isra wal Mi’raj itu yang pertama meningkatkan keimanan kepada Allah.

 

“Itu kajiannya kajian keimanan bukan kajian akal pikiran kalau Isra wal Mi’raj dikaji dengan akal dan pikiran maka akan timbul satu perkataan mustahil tidak mungkin ujar akal ada manusia yang sanggup melakukan perjalanan dari Masjidil haram Masjidil Aqsa, jaraknya kurang lebih 1500 km dari Masjidil haram Makkah al Mukaromah sampai ke Masjidil Aqsa Palestina naik sampai ke sidratul muntahakah Al Mustafa pulang lagi sampai ke Masjidil haram hanya dalam waktu satu malam bahkan di dalam satu pendapat sepertiga malam akal pasti bilangnya mustahil. Tapi yang kodrat Allah yang berkehendak Allah yang berkuasa Allah Allah yang Maha berkehendak Allah yang Maha berpuasa tidak ada hal yang mustahil bagi Allah menghendaki segala sesuatu itu terjadi pun terjadi,” pungkasnya.