sanur-didukung-paguyuban-su

+

+
Sepekan menjelang berakhirnya masa kampanye calon kepala daerah serentak, dukungan terhadap pasangan Cagub-Cawagub Kepri HM Sani-Nurdin Basirun terus mengalir. Salah satu dukungan diberikan warga yang terhimpun dalam Paguyuban Pasundan Tanjungpinang-Bintan. Salah satu alasan mendukung Sani-Nurdin karena dianggap memiliki banyak pengalaman dalam memimpin pemerintahan.

“Ibarat kelapa, Pak Sani ini banyak menghasilkan santan. Sudah terbukti,” kata ustadz yang memimpin doa temu kangen sekaligus silaturahmi Paguyuban Pasundan Tanjungpinang-Bintan di Hotel Laguna Tanjungpinang, Minggu (29/11/2015).

Ungkapan ustadz ini diamini oleh warga Pasudan (Jawa Barat) yang hadir. Mereka berdomisili di Tanjungpinang, serta sebagian besar kawasan Bintan. Seperti Kijang, Gesek, serta daerah di Bintan lainnya.

Warga Pasundan yang hadir sepakat mendukung bahkan siap mengajak serta sanak saudara yang lain untuk memilih Sani-Nurdin Basirun pada Pilkada yang berlangsung 9 Desember mendatang.

Dukungan terhadap Sani-Nurdin ini bahkan ditegaskan Ketua Paguyuban Pasundan Tanjungpinang-Bintan Deden Suparman. Dalam sambutannya yang bersemenangat, Deden menyerukan agar warga Pasundan yang ada di Bintan untuk bersatu dan membulatkan tekad mendukung pasangan nomor urut 1 Pilkada Kepri ini.

“Pak Sani telah banyak memberikan bantuan kepada kita (Paguyuban Pasundan). Kita harus dapat menunjukkan sikap siap mendukung beliau. Jangan terpecah,” tegas Deden.

Dalam sisa waktu Pilkada yang tinggal hitungan hari, Deden berharap warga Pasundan dapat menunjukkan usaha mencari dukungan tethadap HM Sani. Dia menjelaskan, sedikitnya ada 46 ribu warga Pasundan yang ada di Tanjungpinang dan Bintan.

Sementara itu, HM Sani yang hadir didampingi istri dan tim pemenangan Sanur menyampaikan rasa terimakasihnya atas dukungan, terlebih jalinan silaturahmi yang tetap terjaga kendati cukup banyak isu negatif yang diarahkan terhadap dirinya selama tahapan Pilkada.

“Terakhir, saya disebut hanya bisa berbaring dan tak bisa kemana-mana hingga dianggap tidak layak memimpin,” ungkap Sani.

Namun ia berharap masyarakat dapat bijak menanggapi isu tersebut. Sani menegaskan tidak akan membalas isu yang beredar, namun lebih kepada menampiknya dengan perbuatan nyata.

“Buktinya sampai sekarang saya masih sehat. Hari ini saja saya masih tetap melakukan berbagai kegiatan. Pagi tadi di Batam, dan hari ini melakukan beberapa kegiatan di Tanjungpinang dan Bintan. Ini saya rasa cukup membuktikan bahwa isu itu tidak benar,” papar mantan Gubernur Kepri periode 2010-2015 ini.
+

Sumber : Batam Today