Pelabuhan bongkar muat Tanjungbatu
Pelabuhan bongkar muat Tanjungbatu

Tanjungbatu – Kondisi pelabuhan bongkar muat yang terletak di samping wisma Intan, atau samping pelabuhan Alai Tanjungbatu dalam kondisi yang mengkhawatirkan. Lantai pelabuhan banyak yang lapuk, tiang pelabuhan sudah banyak yang rontok menyisakan besi penyangga beton.

Ketua TKBM (Tenaga Kerja Bongkar Muat) pelabuhan Tanjungbatu, Jasmi Adulrahman Sa’ad, merasa sangat khawatir dengan kondisi pelabuhan yang sudah tampak miring tersebut, karena menurutnya akan membahayakan para pekerja.

“Kita sangat khawatir dengan kondisi pelabuhan yang sudah mulai miring, apalagi tiang-tiang pelabuhan banyak yang rontok. Jika hal ini dibiarkan akan membahayakan para pekerja,” ungkap Sa’ad, Jumat, (08/05/2020).

Dalam kesempatan itu dia berharap pelabuhan tersebut ada perhatian dari pemerintah daerah baik Kabupaten Karimun ataupun dari Provinsi Kepri.

“Kami sangat perharap pelabuhan tersebut dapat dibantu untuk direhab atau dibangun kembali, karena pelabuhan tersebut merupakan urat nadi perekonomian masyarakat menengah kebawah,” kata dia.

Pelabuhan bongkar muat itu merupakan pelabuhan tanpa nama. Sekitar dua puluh tahun silam merupakan pelabuhan milik Pemda, maka disebut pelabuhan Pemda. Setelah itu tidak ada lagi kepengurusannya hingga saat ini, dan tidak jelas restribusinya seperti apa.

Pelabuhan tersebut melayani angkutan barang bongkar dan muat baik dari dan ke wilayah Pekanbaru, Medan, Tanjungpinang, Guntung dan lainnya.*