BATAM – Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura menghimbau masyarakat agar tidak membakar sampah, di tengah kondisi darurat asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Himbauan itu disampaikan Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura saat menghadiri Kegiatan Aksi Kemanusiaan Nasional, yang digagas Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Kepri di Pantai Nongsa, Pulau Putri Kota Batam, Kamis (29/10/2026).
Dalam kesempatan itu, Nyanyang Haris Ratamura turut menghimbau seluruh elemen masyarakat, agar bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah aktivitas yang dapat memperburuk kualitas udara.
“Janganlah lagi kita menjadi penyumbang asap melalui aktivitas pembakaran sampah. Mari bersinergi menciptakan lingkungan yang bersih dan asri. Lindungi alam kita, lindungi Indonesia kita,” imbuh Nyanyang Haris Pratamura.
Ia menjelaskan, sejumlah wilayah di Provinsi Kepri belakangan ini turut merasakan dampak kiriman kabut asap akibat karhutla. Selain itu, fenomena El Nino juga memengaruhi kondisi cuaca, sehingga sejumlah wilayah di Indonesia mengalami musim kemarau berkepanjangan.
Kondisi tersebut berdampak pada berkurangnya debit air di berbagai waduk, serta meningkatnya suhu udara yang terasa lebih panas dari biasanya.
Menurut Nyanyang Haris Pratamura, berbagai persoalan lingkungan dan bencana yang terjadi harus menjadi perhatian bersama. Upaya menjaga lingkungan tidak harus selalu dimulai dengan langkah besar, tetapi dapat dilakukan melalui tindakan sederhana yang memberikan manfaat bagi alam dan kehidupan masyarakat.
“Aksi kecil di lingkungan sekitar kita akan tetap memberikan dampak untuk alam dan kehidupan. Terlebih jika kita bisa menggerakkan aksi nyata yang lebih besar dan melibatkan banyak orang,” ujarnya.
Nyanyang Haris Pratamura juga menyampaikan apresiasi kepada GP Ansor Kepri, yang telah menginisiasi kegiatan Aksi Kemanusiaan Nasional tersebut.
Menurutnya, kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda sosial, tetapi juga memperkuat nilai gotong royong, ukhuwah Islamiyah, serta kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Dia menilai, semangat saling membantu merupakan bagian dari karakter masyarakat Kepri yang santun, religius, dan menjunjung tinggi kebersamaan.
“Aksi yang dilakukan bersama-sama akan dapat dirasakan dampak dan manfaatnya. Selain itu, aksi seperti ini juga dapat menjadi contoh positif, memberikan motivasi, serta membangun kesadaran untuk melakukan kegiatan serupa di wilayah lainnya,” katanya.
Kepada GP Ansor Kepri Nyanyang Haris Pratamura turut berpesan, agar terus berperan aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan. Ia berharap organisasi kepemudaan tersebut dapat melahirkan generasi yang bermanfaat bagi lingkungan, menjaga persatuan, serta turut berkontribusi dalam pembangunan daerah dengan semangat kebersamaan.(*)
























































