Pisah sambut Pangdam IX/Udayana yang di laksanakan d Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Nusa Dua, Selasa (16/1).
Pisah sambut Pangdam IX/Udayana yang di laksanakan d Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Nusa Dua, Selasa (16/1).

Denpasar – Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengungkapkan perlu tenaga ekstra untuk menjaga keamanan Bali. Apalagi Bali yang dikenal sebagai daerah pariwisata dunia sangat sering dijadikan tempat menggelar pertemuan internasional. Hal tersebut disampaikan Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat menghadiri acara pisah sambut Pangdam IX/Udayana yang di laksanakan d Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Nusa Dua, Selasa (16/1).

BACA: KRI I Gusti Ngurah Rai Perkuat Pengamanan Perairan Nusantara

Menurut Pastika, Bali memang pulau kecil, namun setiap permasalahan yang terjadi gaungnya sampai ke luar negeri. Hingga pada akhirnya permasalahan yang kecil di Bali akan sangat berpengaruh pada perekonomian Bali.

“Bali ini kecil tapi gaungnya bukan main, dan keamanan Bali ini sangat perlu kita atensi bersama,” tegas Pastika. “Contohnya di Kuta ada turis kecopetan, walaupun uang dalam dompet hanya 50 ribu, tapi ributnya bukan main, inilah Bali sebagai daerah pariwisata dunia jadi perlu tenaga ekstra untuk menjaga keamanan Bali,” ungkap Pastika.

Pastika menjelaskan bahwa kedepan akan ada hajatan yang sangat besar yang menurutnya perlu untuk di atensi sejak dini. Hajatan tersebut yakni Pilkada serentak pada Bulan Juni mendatang. Pada bulan Oktober 2018, Bali menjadi tuan rumah acara annual meeting IMF dan Bank Dunia.

“Ini tantangan yang paling berat, selain hajatan pilkada serentak mendatang,” jelas Pastika.

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.IP mengungkapkan sebagai pejabat baru mengharapkan dukungan dari semua unsur masyarakat. Apa yang sudah dibangun di Bali Nusra akan dilanjutkan untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

“Dengan kerjasama dan koordinasi yang baik, setiap permasalahan akan mendapatkan solusi yang baik. Saya berharap dari semua pihak dapat memberikan masukan dan informasi untuk mengambil kebijakan agar tetap aman dan kondusif. Semoga dalam mengemban tugas sebagai Pangdam IX/Udayana dapat berjalan dengan baik,” terang Benny Susianto.

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.IP menggantikan posisi dari Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak, S.I.P., M.Sc. yang akan memasuki masa pensiun. Sertijab dilaksanakan di Mabes TNI AD di Jakarta pada 15 Januari kemarin. Sebelumnya Mayjen TNI Benny Susianto, S.IP menjabat sebagai Wadanjen Akademi TNI dan juga Kepala Staf Kostrad.*