ANAMBAS – Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional 2019 di Kabupaten Kepulauan Anambas sejumlah wartawan yang bertugas di Anambas membentuk panitia bersama untuk menggelar sejumlah rangkaian kegiatan.

Kegiatan dimulai dari tanggal 8/2 dilaksanakan aksi damai di depan Tugu Buak Kelurahan Tarempa Kecamatan Siantan, pada tanggal 9/2) di gelar acara Forum Group Diskusi (FGD) bersama sejumlah narasumber dan para tamu undangan yang hadir, kemudian pada tanggal 17/2 dilaksanakan lagi acara Media Family Gathering.

Media Family Gathering bagian dari rangkaian kegiatan HPN 2019 di Anambas dan merupakan silaturahmi antar sesama keluarga para awak media dan tidak kalah penting membangun rasa kebersamaan sesama awak media.

BACA :  Peran Pers Diharapkan Dapat Memajukan Pembangunan Anambas

“Komunikasi, silaturahmi dan kerjasama yang baik itu bagian dari snagat penting dalam menjalani kehidupan. Jika dengan rasa saling memiliki dan rasa tanggung jawab tentu segala beban yang diemban akan sangat mudah dijalan,” kata Indra sebagai Ketua Panitia Bersama HPN 2019 di Anambas kepada sejumlah wartawan, Minggu (17/2).

Katanya, kegiatan Media Family Gathering (MFG) dilaksanakan di Kusuma Resort dengan sejumlah permaian yang terdiri dari Tarik Tambang, membawa goli menggunakan sendok makan.

BACA :  Akan Ada Aksi Tutup Mulut, HPN 2019 Anambas

Meskipun ketika tiba di lokasi kegiatan ada sedikit kendala yakni kapal yang mengangkut para awak media tidak bisa sandar dipelabuhan Kusuma Resort dikarenakan air laut tidak pasang alias surut.

“Sempat beberapa jam juga kawan-kawan dilaut dengan labuh jangkar, jelang speed bout penjemput ke dermaga. Tapi semangat yang tinggi dan solidaritas yang dimiliki para awak media tidak menyurutkan kegiatan itu tetap terlaksana dengan baik dan lancar aman,” jelas dia.

BACA :  Peran Pers Diharapkan Dapat Memajukan Pembangunan Anambas

Lebih menariknya lagi, ketika dilakukan pertandingan tarik tambang dengan matahari yang terik para awak media tersebut tetap semangat dan ketawa ketiwi menggelar acara itu, meskipun ada yang kalah dalam pertandingan.

Ditambah lagi ketika pertandingan membawa goli menggunakan sendok, cukup lucu membuat geli urat perut ketika mereka menggiring buah goli dengan sendok dengan dijepit menggunakan mulut.

“Sangat serulah kegiatan hari ini. Terasa seperti keluarga sendiri dan tidak merasa asing atau orang lain,” tutupnya. *