KARIMUN – Jalanan di kawasan Coastal Area dipenuhi api dari ribuan obor yang menyala, dalam kegiatan malam taptu dan pawai obor sempena peringatan HUT RI ke 81, Minggu malam (16/8/2025).
Pada pawai tersebut, diperkirakan lebih dari 1500 obor dibawa dalam pawai yang diikuti para peserta dari berbagai instansi pemerintah maupun unsur TNI Polri, termasuk pelajar, organisasi kemasyarakatan, Pramuka dan guru.
Rangkaian upacara dipimpin oleh Kapolres Karimun, AKBP Yunita Stevani, diawali dengan prosesi mengheningkan cipta yang diiringi lantunan Gugur Bunga sebelum api dari obor induk dinyalakan.
Adapun rute dari pawai obor dimulai dari Panggung Putri Kemuning Coastal Area, berputar di Sarang Burung Merpati menuju Tugu MTQ Karimun, lalu kembali ke titik Panggung Putri Kemuning Coastal Area.
Dalam kesempatan itu Bupati Karimun Iskandarsyah berkesempatan melepas para peserta pawai obor, seraya menyampaikan pesan krusial mengenai pentingnya menjaga kedamaian dan persatuan daerah.
Kata Iskandarsyah, pawai obor menjadi wujud sinergi masyarakat Karimun. Estafet nyala api obor merepresentasikan semangat pantang menyerah yang harus diadaptasi oleh generasi masa kini.
“Pawai obor ini lebih dari sekadar perayaan. Ini cara kita mengenang pahlawan sekaligus mengajarkan persatuan, nasionalisme, dan gotong royong kepada anak-anak muda,” ujar Iskandarsyah.
Dikatakan Iskandarsyah, dibalik kemeriahan dan hikmadnya malam kemerdekaan tersebut, terdapat tanggungjawab kolektif bagi seluruh warga Kabupaten Karimun. Dimana stabilitas sosial dan kedamaian merupakan syarat mutlak bagi keberlanjutan roda pembangunan ekonomi maupun infrastruktur daerah.
“Obor yang menyala malam ini lebih dari sebuah penerang, ini adalah perwujudan esensi semangat perjuangan kita. Mari bersama-sama merawat persatuan, kebersamaan, dan kedamaian di Karimun. Lewat iklim yang kondusif inilah, akselerasi pembangunan bisa kita wujudkan agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” pesan Iskandarsyah.
Dia berharap, melalui momentum malam taptu dan pawai obor, nilai-nilai kebangsaan dapat semakin mengakar, memastikan Karimun terus melangkah maju sebagai daerah yang progresif, rukun, dan menjunjung tinggi nilai persaudaraan.(*)
























































