Sekolah Gratis Bagi Masyarakat Miskin Ditarget Mampu Putus Rantai Kemiskinan

    Denpasar – Gubernur Bali Made Mangku Pastika menargetkan keberadaan sekolah gratis bagi masyarakat Miskin yaitu SMA/SMK Negeri Bali Mandara mampu memutus rantai kemiskinan di Bali. Apalagi tidak pernah terpikirkan untuk bisa mewujudkan sekolah gratis bagi masyarakat miskin.

    BACA: Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Kerja Didorong Bersinergi Tingkatkan SDM Bali

    Menurut Pastika, sekolah bagi masyarakat miskin terinspirasi setelah melihat masih tingginya angka putus sekolah di Bali akibat faktor ekonomi keluarga.

    “Tidak pernah terpikir, saya akan bisa. Sekolah ini dibangun untuk memutus rantai kemiskinan yang ada di Bali, kita tau masih banyak siswa yang putus sekolah akibat faktor ekonomi keluarganya” ujar Pastika ketika berkunjung bersama para Sulinggih dan Pinandita, Prof. Ben. L. Pfiefer, jajaran World Hindu Parisad, Paiketan Krama Bali, Dewan Persatuan Pakraman Indonesia (DPPI) Bali, Pengurus Peradah Bali, Pengurus KMHDI Bali serta panitia pembangunan Pura Agung Jagatnatha Nusantara ke SMA/SMK Negeri Bali Mandara di Kubutambahan, Buleleng pada Sabtu (6/01) pagi.

    Pastika mengatakan jika setiap hadir ke sekolah kebanggaan masyarakat Bali tersebut dirinya selalu terharu dan tak mampu untuk menahan air matanya keluar. Semangat para peserta didik yang begitu tinggi dan dedikasi luar biasa dari para pendidiknya, membuat Pastika yakin jika kedepannya banyak calon pemimpin akan lahir dari Sekolah Bali Mandara.

    “Jujur, setiap saya hadir disini, tidak pernah saya bisa menahan haru. Dulu banyak yang menyangsikan keberadaan sekolah ini. Pada kesempatan ini, saya juga memberikan apresiasi atas dedikasi para guru yang selama ini telah membimbing para siswa. Saya yakin banyak calon pemimpin masa depan akan lahir dari sini” tegas Pastika

    Sementara mewakili SMA/SMK Negeri Bali Mandara, Nyoman Darta mengungkapkan rasa bangganya atas kehadiran Gubernur Pastika beserta rombongan. Menurut Darta, kehadiran Gubernur Pastika beserta rombongan akan membawa vibrasi positif bagi keluarga besar SMA/SMK Negeri Bali Mandara.

    “Saya merasa bangga karena pada hari ini dikunjungi oleh bapak Gubernur, para sulinggih dan yang lainnya. Ini akan menjadi vibrasi positif bagi kami untuk melangkah kedepan. Sekolah ini di inisiasi oleh gubernur Bali Made Mangku Pastika.

    Sekolah ini dibuat bagi masyarakat miskin yang ada di Bali. Kemarin anak-anak kita baru selesai melaksanakan Praktik Kerja Industri (Prakerin), para industri mengatakan jika anak didik kita selain karakter, moral juga berbeda dari sekolah lainnya. Ini sejalan dengan program kita untuk menjadikan anak didik disini sebagai generasi pencipta, bukan perusak,” ungkap Darta.

    Sementara itu, Ida Rsi Wisesa Natha, mewakili rombongan mengatakan jika SMA/SMK Negeri Bali Mandara merupakan sekolah terbaik yang dimiliki oleh Bali saat ini. Menurutnya, masyarakat Bli harus bangga dengan keberadaan sekolah bagi masyarakat miskin tesebut.

    BACA: Bali Idamkan Konsep Pendidikan Perdamaian

    “Saya yakin, semua yang hadir disini pasti akan menginspirasi. Pendidikan Bali Mandara ini, adalah salah satu karya terbaik dari gubernur Bali. Ini sangat luar biasa. Kita harus bangga telah ada sekolah bagi masyarakat miskin yang sangat berkualitas di Bali” jelas Darta.*