Duta Besar RI untuk Rusia M. Wahid Supriyadi saat menemui Gubernur Bali Made Mangku Pastika di Ruang Kerjanya, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Senin (16/10).
Duta Besar RI untuk Rusia M. Wahid Supriyadi saat menemui Gubernur Bali Made Mangku Pastika di Ruang Kerjanya, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Senin (16/10).

Kundur News – Denpasar – Bali masih menjadi magnet utama bagi wisatawan Rusia untuk datang mengunjungi Indonesia. Sayangnya rencana penerbangan langsung Garuda Indonesia yang direncanakan Agustus tahun ini, belum terealisasi. Hal ini disampaikan Duta Besar RI untuk Rusia M. Wahid Supriyadi saat menemui Gubernur Bali Made Mangku Pastika di Ruang Kerjanya, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Senin (16/10).

Menurut Supriyadi, potensi peningkatan kunjungan lebih besar mengingat kondisi stabilitas di beberapa negara yang biasanya menjadi kunjungan turis Rusia sedang tak terlalu baik. Salah satu potensi yang dinilainya bisa dimanfaatkan pengusaha lokal adalah permintaan kopi yang tinggi di Rusia. “Ngopi bagian dari lifestyle di sana,” kata Supriyadi.

Volume perdagangan Indonesia dengan Rusia tahun ini meningkat sebesar 33 persen. Selain itu kunjungan wisatawan Rusia juga meningkat sebesar 52 persen. Hal ini ditengarai dampak dari diselenggarakannya Festival Indonesia di Moskow tahun lalu. Tahun ini, Kedutaan Besar RI di Rusia baru saja menggelar Festival Indonesia di Moskow, Rusia bulan Agustus 2017 kemarin yang tak kalah sukses dengan tahun sebelumnya.

Ia menambahkan Festival Indonesia Moskow tahun 2018 akan dilaksanakan di lahan seluas 18 hektar dengan target pengunjung 120 ribu orang. “Tahun depan kita akan pindah lokasi karena banyak peserta yang belum terakomodasi,” kata Supriyadi

Terkait Festival Indonesia di Moskow tahun 2018, Gubernur Bali Made Mangku Pastika berharap pengusaha di Bali bisa memanfaatkan momentum ini untuk mempromosikan produknya. Pemerintah Provinsi Bali siap membantu dengan memberikan bahan-bahan promosi seperti film, brosur, leaflet dsb. “Kami punya banyak bahan promosi berupa film seperti yang dibuat oleh Bappeda, Dinas Pariwisata, Dinas Kebudayaan dan Biro Humas dan Protokol,” kata Pastika.

Kesempatan ini juga dimanfaatkan Gubernur Pastika untuk menjelaskan kondisi pariwisata dengan adanya bencana Gunung Agung. Pastika memastikan wisatawan Rusia masih bisa datang ke Bali dan menikmati banyak destinasi wisata di sini.*