pelaku-pemerkosaan-diarak-di-china-2x5fda1kwtmdeqvkydxy4q

Pelaku pemerkosaan berantai di China bernama Ai Kung, 30 tahun, diarak di tengah kerumunan puluhan ribu massa di Hengshan, Provinsi Shaanxi, untuk menjalani sidang terbuka.

Mantan polisi itu dituduh memperkosa banyak perempuan. Partai Komunis China bermaksud menindak keras para pelaku pemerkosaan dengan mengadakan sidang terbuka itu, seperti dilansir surat kabar the Daily Mail, Rabu (16/7).

Dalam sidang di lapangan terbuka itu massa bisa mendengar proses pengadilan melalui pengeras suara.

Media setempat melaporkan polisi sebelumnya menduga pelaku pemerkosaan adalah mantan tentara tapi dari hasil tes DNA dan rekaman kamera pengawas akhirnya polisi bisa mengidentifikasi pelaku penyerangan yakni Kung.

Selepas bertugas sebagai polisi Kung lalu bekerja sebagai petugas keamanan sekolah.

Pengadilan menyatakan rekan-rekan polisi Kung tadinya tidak mempercayai dia bersalah tapi bukti tes DNA menyatakan sebaliknya.

Korban kelakuan bejat Kung ada sembilan perempuan berusia antara 18 hingga 32 tahun. Mereka diserang waktu malam dan dibawa ke lokasi terpencil. Di tempat itu mereka dipukuli lalu diperkosa dan dirampok kemudian dibuang di jalanan.

Pengadilan terbuka di muka umum sering digelar di masa Revolusi Kebudayaan pada 1960-an dan 1970-an. (mdk)(WartaOne)http://www.wartaone.co.id/cina-arak-pelaku-pemerkosaan-didepan-umum/