KARIMUN – Ditengah kabut asap yang semakin tebal dan memprihatinkan di Kabupaten Karimun, dengan kualitas udara tidak sehat sehingga seluruh siswa dari semua jenjang pendidikan diliburkan, namun Ketua Dekranasda Kabupaten Karimun, sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Karimun, Siti Rojiah Iskandarsyah mengajak masyarakat Kabupaten Karimun berama-ramai menyaksikan event Enjoy Karimun, yang telah dimulai Jumat sore (16/10/2026) di Coastal Area.
Ajakan itu disampaikan istri dari Bupati Karimun Iskandarsyah, melalui video yang telah tersebar di media sosial dan dibagikan berbagai pihak berdurasi 01.06 detik, dengan latar belakang sebuah ruangan di Rumah Dinas Bupati Karimun.
Didalam video tersebut, Siti Rojiah Iskandarsyah menyebutkan, mengundang bapak ibu masyarakat Kabupaten Karimun, untuk hadir dan saksikan penampilan dari pengurus Dekranasda Kabupaten Karimun yang diketuainya, dan akan tampil dalam rangka memeriahkan Enjoy Karimun Event pada hari Sabtu (17/10/2026) pukul 20.00 WIB di Panggung Putri Kemuning Coastal Area.

Sedangkan seluruh siswa semua jenjang mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sederajat sampai Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat, telah diinstruksikan belajar dari rumah (BDR) karena kabut asap semakin tebal dan mengkhawatirkan, jika kondisi kabut asap belum memungkinkan untuk beraktifitas diluar ruangan, maka BDR kemungkinan akan diperpanjang.
Salah seorang warga Karimun, Nor menyebutkan, pemerintah daerah Kabupaten Karimun lebih mementingkan event Enjoy Karimun ketimbang kesehatan masyarakat atas kondisi kabut asap yang semakin memprihatinkan.
“Bagaimana ceritanya ini, anak-anak disuruh BDR, tapi pemerintah mengajak masyarakat beramai-ramai memadati Coastal Area dalam kegitan Enjoy Karimun,” ucap Nor, Jumat (16/10/2026).
Kata dia, meski sudah dianggarkan dan diagendakan Pemerintah Kabupaten Karimun, setidaknya bisa tunda atau diundur sampai kondisi uadara sudah berangsur membaik dan sudah dalam kategori sehat.
“Jangan mengorbankan kesehatan masyarakat demi event yang menghabiskan anggaran daerah,” tegasnya.(*)


























































