TANJUNGPINANG – Pemerintah Provinsi Kepri akan menjalankan Program Digital Government Internship, yang merupakan sebuah program magang Aparatur Sipil Negara (ASN) DIGI-GO Internship, sebagai sebuah pengembangan kompetensi ASN berbasis Corporate University.

Program ASN DIGI-Go Internship dibuka Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kepri, Any Lindawati di Collaboration Room Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepri, Selasa (9/6/2026).

Menurut Kepala BPSDM Kepri Any Lindawati, ASN DIGI-Go Internship bertujuan memperkuat kompetensi ASN di lingkungan Pemprov Kepri. Program Digital Government Internship merupakan bagian dari strategi pengembangan kompetensi ASN, yang dilaksanakan melalui kolaborasi antara BPSDM dan Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepri, sebagai tempat pembelajaran dan praktik kerja.

Kata dia, program ini dirancang dengan pendekatan learning from experience, sehingga peserta dapat belajar secara langsung melalui pengalaman kerja. Metode ini memberi ruang kepada peserta untuk lebih memahami konsep, dan terlibat dalam praktik pengelolaan layanan digital pemerintahan dan inovasi birokrasi, juga menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung percepatan transformasi digital pemerintahan sekaligus meningkatkan kompetensi ASN.

“Pembekalan magang ASN DIGI-GO Internship menjadi wadah bagi ASN untuk belajar dari praktik terbaik, memperluas wawasan, serta mengembangkan keterampilan digital yang dibutuhkan, dalam mewujudkan pelayanan publik yang efektif, adaptif dan berorientasi pada masyarakat,” kata Any Lindawati.

Ia menambahkan, program magang juga akan mendorong pembelajaran yang relevan dengan tugas jabatan dan kebutuhan organisasi, melalui kombinasi pembelajaran formal, kolaboratif, serta berbasis pengalaman kerja.

Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi peserta, BPSDM akan memberikan sertifikat setara 20 jam pelajaran, kepada ASN yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian program magang.

Di tahap awal ini, kegiatan magang diikuti oleh 10 peserta yang berasal dari lima Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri, Setiap OPD mengirimkan dua orang peserta untuk mengikuti program yang berlangsung selama 10 hari, mulai 9 Juni 2026 hingga 23 Juni 2026.

Disebutkan Any Lindawati, kedepan BPSDM akan terus mengembangkan program magang yang terintegrasi dengan kebutuhan organisasi. Melalui langkah tersebut, pengembangan kompetensi ASN diharapkan dapat berlangsung secara berkelanjutan, terukur, serta memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Program DIGI-GO Internship kami harapkan mampu melahirkan ASN yang semakin profesional, adaptif terhadap perkembangan teknologi dan mampu menjadi penggerak utama transformasi digital di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kominfo Provinsi Kepri, James Simon Pattikawa mengatakan, program DIGI-GO Internship merupakan salah satu langkah strategis, dalam meningkatkan kapasitas ASN di era digital.

“Program ini diharapkan mampu mendukung percepatan transformasi digital di lingkungan pemerintahan,” kata James Simon Pattikawa.

Dalam prakteknya jelas James Simon Pattikawa, peserta magang akan dibekali berbagai kompetensi, mulai dari pembekalan kompetensi publikasi jurnalistik, mobile photograpy, teknik pengambilan video dan editing, infografis, serta evaluasi peningkatan website, dalam mendukung efektivitas penyelenggaraan pemerintahan.

“Melalui program ini peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan teoritis, tetapi juga pengalaman langsung dalam praktik pengelolaan layanan digital pemerintahan yang relevan dengan kebutuhan organisasi saat ini,” ujar James Simon Pattikawa.(*)

Previous articleBPS Natuna Matangkan Persiapan Sensus Ekonomi 2026 melalui Pelatihan Petugas Lapangan