Tips berkendara aman di jalan tol versi pembalap nasional

Sejak diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada bulan Juni kemarin, puluhan kecelakaan terjadi di Tol Cipali Jawa Barat. Hingga 8 Juli, Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat mencatat telah terjadi 49 kecelakaan di tol terpanjang di Indonesia tersebut.

Dirlantas Polda Jabar Kombes Pol Sugihardi mengatakan, kecelakaan yang terjadi di Cipali disebabkan oleh kelalaian pengemudi. Jalan yang lurus, mulus, dan panjang menyebabkan pengendara terlena.

“Jalannya mengantuk itu dari 49, 80 persen out of control. Jalanan enak sehingga tidak memperhitungkan kecepatan. Harusnya ada batas kecepatan yang harus dipatuhi pengguna jalan,” kata Sugihardi kepada merdeka.com, Senin (6/7).

Untuk menghindari kecelakaan saat berkendara, ada beberapa tips yang harus dilakukan pengendara. Berikut tips berkendara yang aman seperti dijelaskan pembalap Didi Hardianto.

1. Anda harus mengemudi secara benar. Tidak berbelok ke kiri dan berbelok ke kanan, seperti yang dilakukan orang yang mengantuk atau orang yang ugal-ugalan.

2. Kecepatan diperhatikan. Biasanya batas kecepatan 80 KM/ jam ke bawah tergantung dari rambu-rambu yang ada. Dalam posisi tersebut, Anda harus konstan, tidak boleh di bawah kecepatan yang ada.

3. Meletakkan tangan di setir dalam posisi pukul 9 dan 3 (sejajar).

4. Ketika Anda ingin melihat kaca spion saat kendaraan melaju, cara yang aman adalah dengan melirik. Bukan menggerakkan leher ke kanan atau kiri.

Yang ditakutkan jika Anda menggerakkan leher untuk melihat spion adalah, dalam satu detik, kendaraan Anda akan berpindah tempat. Karena 26 meter/detik kendaraan Anda bisa pindah ke jalur sebelah.*