KARIMUN – Gubernur Kepri Ansar Ahmad meresmikan tambatan perahu nelayan di Leho Kecamatan Tebing, Jumat (29/5/2025).
Tambatan perahu ini memiliki panjang 59,69 meter dan lebar 1,5 meter, yang dibangun menggunakan APBD Provinsi Kepri dengan nilai Rp319.982.412. Sehingga diproyeksikan dapat melayani sekitar 100 unit kapal perikanan berukuran 1 hingga 5 Gresstone (GT), yang selama ini digunakan nelayan Teluk Uma Kecamatan Tebing untuk aktifitas penangkapan ikan, dengan berbagai jenis alat tangkap seperti jaring tenggiri, pancing, rawai, dan alat tangkap lainnya.
“Fasilitas ini bukan sekadar infrastruktur fisik, tetapi merupakan bentuk keberpihakan pemerintah kepada masyarakat nelayan. Dengan adanya tambatan perahu yang lebih layak, aktifitas bongkar muat hasil tangkapan dan mobilitas nelayan akan semakin mudah, aman, dan efisien,” ujar Ansar Ahmad.
Ansar Ahmad menegaskan, pembangunan sarana dan prasarana perikanan merupakan kebutuhan strategis bagi Provinsi Kepri, yang memiliki karakteristik wilayah kepulauan.
Dia berharap, tambatan perahu yang telah dibangun tersebut dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik, sehingga memberikan manfaat jangka panjang bagi aktifitas perikanan di Kabupaten Karimun.
“Semoga tambatan perahu ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk melayani kapal-kapal perikanan, khususnya bagi nelayan Kelurahan Teluk Uma dan Kabupaten Karimun pada umumnya. Mari kita jaga bersama fasilitas ini agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan, oleh generasi nelayan yang akan datang,” tutup Ansar Ahmad.(*)


























































