Anggota-Koramil-Sungai-Guntung-Tewas-Ditikam
Korban, Anggota Koramil Sei Guntung

Kundur News – SUNGAI GUNTUNG – Seorang anggota Koramil Sungai Guntung, Serda Muzaini yang bertugas di Babinsa Desa Pelangiran – Riau tewas bersimbah darah, Jumat (7/7) siang sekitar pukul 14.15 WIB. Ia tewas ditikam oleh seorang pelaku bernama Tamsir bin Nurung (21) menggunakan keris sebanyak tiga kali pada bagian perut, uluhati dan pinggang.

Seorang rekan korban bernama Kopda Candra menceritakan kronologis penikaman temannya itu. Pada awalnya ia bersama korban (Muzaini) bermaksud mengantar jenazah salah seorang warga setempat yang meninggal dunia. Dalam perjalanan korban bersama-sama dengan Kopda Candra bertemu dengan pelaku,Tamsir bin Nurung yang sedang megendarai sepeda motor sambil kebut kebutan dan sesekali jamping.

Saat kebut-kebutan itu, Tamsir pun tak mampu mengendalikan sepedamotornya dan menabrak rumah salah seorang tokoh agama bernama Uztadz Jasman. Lalu rekan korban itu pun (Kopda Candra) menegur pelaku namun dibalas dengan perlawanan dan tetap melakukan aksi kebut-kebutan.

Karena Kopda Candra saat itu tidak mengenakan pakaian dinas dan tengah berpakaian baju koko lantaran baru saja melaksanakan sholat jumat, maka tindakan mencegah aksi kebut-kebutan itu pun dilanjutkan oleh korban (Serda Muzaini), yang kebetulan pada waktu itu berpakaian dinas loreng TNI, Muzaini pun langsung turun dari sepeda motornya dan menegur pelaku. Tapi tetap saja tak mendapat respon dan tetap melawan, sehingga Muzaini pun menampar pelaku.

Setelah itu kedua rekan sejawat itu pun terus melanjutkan aktifitas mengantarkan jenazah masyarakat sekitar ke pemakaman umum. Namun belum selesai prosesi pemakaman, Serda Muzaini mendapat telpon dari pelaku yang menyampaikan bahwa saat itu tengah ditunggu didepan Kantor Babinsa Desa Taga Raja Sungai Guntung.

“Setelah pemakaman selesai korban bergegas pulang mendahului kami semua yang masih di lokasi pemakaman. Diperkirakan sekitar pukul 14.15 WIB Serda Muzaini tiba di kantor Babinsa Taga raja Sungai Guntung dengan mengendarai sepeda motor. Kemudian seketika itu juga pelaku bernama Tamsir ini menghampiri korban dan langsung menikam korban menggunakan keris sebanyak tiga
kali,”jelasnya.

Tamsir (21) Pelaku penikaman prajurit TNI AD Sei Guntung, saat diamankan pihak Kepolisian
Tamsir (21) Pelaku penikaman prajurit TNI AD Sei Guntung, saat diamankan pihak Kepolisian

Tikaman bertubi-tubi itu mengenai bagian perut, uluhati dan pinggang korban, sehingga terjadi pendarahan hebat. Warga yang melihat kejadian itu langsung melarikan Serda Muzaini ke Rumah Sakit Umum Raja Musa (RSU RM) Sungai Guntung.

Aparat keamanan berhasil menahan pelaku yang tinggal di Gang Melati Parit 8 Desa Taga Raja Kecamatan Kateman Sungai Guntung,  berikut barang bukti berupa sebilah keris yang digunakan sudah diamankan.

Sementara menurut tim medis RSU RM mengatakan, korban tidak dapat ditolong dan meninggal dunia di rumah sakit.*