KARIMUN – Bupati Karimun Iskandarsyah memiliki empat langkah strategis, dalam mengendalikan inflasi daerah.
Empat langkah yang dimaksud disampaikan dalam rapat koordinasi (rakor) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), bersama sejumlah instansi vertikal dan pemangku kepentingan terkait di Ruang Rapat Cempaka Putih Kantor Bupati Karimun, Senin (29/6/2026).
Sedangkan rapat tersebut dilaksanakan guna memastikan pertumbuhan ekonomi daerah tetap positif dan inflasi terkendali.
“Ada empat langkah strategis utama dalam mengendalikan inflasi daerah, yakni keterjangkauan harga, dalam hal ini kita memastikan harga komoditas pangan tetap wajar di tingkat konsumen. Kemudian ketersediaan pasokan, dalam hal ini menjamin stok kebutuhan pokok masyarakat aman dan mencukupi,” ujar Iskandarsyah.
Langkah yang ketiga adalah, kelancaran distribusi, dalam hal ini mengantisipasi hambatan rantai pasok dari distributor hingga ke tangan pedagang, serta yang terakhir adalah komunikasi efektif, dalam hal ini mengoptimalkan koordinasi antar perangkat daerah dan instansi terkait untuk menghindari spekulasi pasar.
“Sinergitas dan langkah cepat sangat diperlukan dalam menghadapi tantangan ekonomi,” ungkapnya.
Melalui rapat tersebut, Iskandarsyah berharap terjalin komitmen antara pemerintah Kabupaten Karimun bersama Bank Indonesia, BPS, dan seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas harga, mengendalikan inflasi, serta memastikan ketersediaan pangan guna mendukung kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.(*)
























































