TANJUNGPINANG – Gubernur Kepri Ansar Ahmad membuka secara resmi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke XII tingkat Provinsi Kepri, di Tanjungpinang, Sabtu malam (4/7/2026).
Pembukaan ditandai dengan pemukulan kompang bersama, setelah sebelumnya diawali defile kafilah dari tujuh Kabupaten Kota se Kepri.
Dalam sambutannya Gubernur Kepri Ansar mengatakan, MTQ bukan sekadar perlombaan membaca Al-Quran, tetapi merupakan momentum penting untuk menanamkan sekaligus menginternalisasikan nilai-nilai Al-Quran, dalam kehidupan masyarakat.
“Sesungguhnya MTQ adalah momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai Al-Quran kepada masyarakat. Membangun daerah tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan fisik atau capaian indikator ekonomi dan sosial semata, tetapi yang jauh lebih penting adalah membangun kualitas sumber daya manusia yang beriman, bertakwa, berakhlakul karimah, memiliki dedikasi, loyalitas, dan semangat yang dilandasi nilai-nilai Al-Quran,” ujar Ansar Ahmad.
Menurutnya, pembangunan karakter merupakan pondasi utama bagi kemajuan daerah. Karena itu, melalui tema Dengan Quran Membangun Kepri, harus menjadi semangat bersama dalam mewujudkan Kepri yang maju sekaligus religius.
Ansar Ahmad juga menyampaikan, para juara MTQ tingkat provinsi nantinya akan dipersiapkan menjadi duta terbaik Kepri, untuk mengikuti MTQ Nasional yang dijadwalkan berlangsung pada 12 September 2026 di Semarang, Jawa Tengah.
“Insyaallah para peserta terbaik akan mewakili Kepri pada MTQ Nasional. Kita berdoa semoga mereka mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional,” katanya.
Pada kesempatan itu Ansar Ahmad juga berpesan kepada dewan hakim, agar menjaga integritas selama pelaksanaan perlombaan dengan memberikan penilaian secara objektif, adil, dan profesional sehingga menghasilkan qari, qariah, hafiz, hafizah, mufassir, dan peserta terbaik yang benar-benar berkualitas.
MTQ XII Provinsi Kepri akan berlangsung hingga 9 Juli 2026, yang diikuti 370 peserta terdiri atas 186 putra dan 184 putri dari seluruh Kabupaten dan Kota di Kepri.
Adapun cabang yang diperlombakan meliputi tilawah Al-Quran, tartil, qira’at, hifzil quran, tafsir Al-Quran, kaligrafi, fahmil quran, syarhil quran, serta karya tulis ilmiah Al-Quran.(*)

























































