Foto-foto ini menjadi saksi begitu banyak cerita yang pernah dilalui bersama. Tawa, kebersamaan, dan persahabatan yang tulus akan selalu tersimpan dalam ingatan. Selamat jalan sahabat kami, Minarto (Kuntiu). Engkau mungkin telah pergi, namun kenangan dan kebaikanmu akan tetap hidup di hati kami.

NATUNA – Kepergian Minarto atau yang akrab disapa Kuntiu meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan masyarakat yang mengenalnya. Salah satu yang merasakan kehilangan besar adalah tokoh masyarakat Natuna, Nato, yang selama ini memiliki hubungan persahabatan yang erat dengan almarhum.

Bagi Nato, Minarto bukan hanya seorang teman, tetapi juga sahabat yang selalu hadir dalam berbagai momen kebersamaan dan kegiatan sosial di tengah masyarakat. Banyak kenangan yang telah mereka lalui bersama selama bertahun-tahun.

“Kami sangat kehilangan. Almarhum adalah sosok yang ramah, mudah bergaul, dan memiliki kepedulian yang tinggi terhadap sesama. Beliau dikenal luas karena kebaikan dan sikapnya yang selalu menghargai orang lain,” ujar Nato mengenang sahabatnya.

Menurutnya, Minarto merupakan pribadi yang mampu menjalin hubungan baik dengan siapa saja tanpa memandang latar belakang. Kehadirannya selalu membawa suasana hangat dan penuh keakraban di tengah pergaulan.

“Beliau memiliki banyak sahabat karena memang orangnya terbuka dan suka membantu. Kepergiannya tentu meninggalkan kesedihan bagi kami semua yang pernah mengenalnya,” kata Nato.

Nato juga mengenang berbagai kegiatan sosial dan kebersamaan yang pernah dijalani bersama almarhum. Baginya, kenangan tersebut akan selalu menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan hidup mereka.

Atas nama pribadi dan keluarga, Nato menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan serta berharap mereka diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi masa duka.

“Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan penghiburan. Kami percaya segala kebaikan yang telah dilakukan almarhum selama hidupnya akan selalu dikenang oleh banyak orang,” ungkapnya.

Dikenal sebagai sosok yang bersahaja, ramah, dan memiliki jiwa sosial tinggi, Minarto meninggalkan jejak kebaikan yang membekas di hati keluarga, sahabat, dan masyarakat Natuna. Meski telah berpulang, kenangan tentang dirinya akan tetap hidup dalam ingatan mereka yang pernah merasakan ketulusan persahabatannya.
Selamat jalan, Minarto (Kuntiu).

Persahabatan, kebaikan, dan kenangan yang engkau tinggalkan akan selalu menjadi bagian dari cerita hidup sahabat-sahabatmu.***

Previous articleHUT Ke-18 Anambas, Mustamin Bakri Dorong Peningkatan Infrastruktur dan Kesejahteraan Masyarakat
Next articlePolres Karimun Gelar Upacara Tabur Bunga di Coastal Area Sempen HUT Bhayangkara Ke-80