BATAM – Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, Misni menyatakan, semua program prioritas nasional yang ada di Kepri, sejauh ini telah tersinkronisasi secara baik, dengan semua program pembangunan yang kita laksanakan di daerah.
Hal tersebut disampaikan Sekda Provinsi Kepri, Misni saat membuka Rapat Koordinasi Terkait Harmonisasi Program Prioritas Nasional dan Daerah dan Pedoman Umum Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027, di Kantor Graha Kepri Kota Batam, Kamis (13/8/2026).
Pembahasan bersama Direktorat Jendral Bina Keuangan Daerah Kemendagri ini, bertujuan untuk memastikan kebijakan pusat dan daerah bisa berjalan selaras.
“Dengan demikian, tidak terjadi adanya tumpang tindih dalam pengalokasian anggaran untuk pendanaan kegiatannya nanti,” kata Misni.
Selain itu lanjut Misni, terkait pedoman umum dalam penyusunan APBD Kepri 2027, dengan mengacu pada Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027 serta dokumen Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS), yang telah disampaikan Gubernur Kepri Ansar Ahmad, bahwa proyeksi pendapatan dan belanja Kepri akan berfokus pada pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Direktur Jendral Bina Keuangan Daerah Kemendagri RI, Agus Fatoni menjelaskan, ada dua hal penting yang perlu digaris bawahi bagi daerah dalam penyusunan anggaran, yang pertama, penyusunan anggaran mesti berkualitas.
Yang kedua, dalam penyusunan anggaran pemerintah daerah juga harus selalu memperhatikan prinsip utama mulai dari dilakukan secara tertib, efisien, ekonomis, efektif, transparan, partisipatif, dan bertanggung jawab dengan memerhatikan keadilan serta manfaat kepada masyarakat.
“Meski banyak sekali hal penting yang harus dilakukan dan diperhatikan dalam penyusunan anggaran, dengan memperhatikan dua hal tersebut, setidaknya, APBD yang dihasilkan nanti bisa mendukung program prioritas pembangunan yang dilaksanakan daerah khususnya,” kata Agus Fatoni.(*)





















































