jokowi-banyak-kepala-negara-kagum-kekayaan-indonesia
+

Presiden Joko Widodo (Jokowi) berambisi agar produksi coklat Indonesia dapat menjadi nomor satu di dunia. Jokowi yakin ambisi ini bisa terealisasi dalam lima tahun hingga enam tahun ke depan.

“Saat ini coklat kita nomor tiga di dunia, diharapkan dalam waktu 5-6 tahun bisa menjadi nomor satu,” tegasnya usai meresmikan pabrik smelter nikel di Desa Fatufia, Kecamatan Bahodopo, Morowali, Sulawesi Tengah, seperti dilansir dari laman Setkab.go.id, kemarin.

Jokowi menambahkan untuk dapat memacu produksi tersebut, dia tidak akan sungkan untuk memberikan suntikan dana. Tujuannya guna meremajakan tanaman coklat yang sudah tua. Namun, ini baru akan terjadi kalau upaya pemberdayaan dilakukan secara konsisten.

“Insya Allah bisa jadi nomor satu. Saya sudah beberapa kali ke lapangan penghasil coklat. Saya lihat bukan sesuatu yang sulit. Ini hanya masalah niat mau atau tidak memberi perhatian ke petani coklat,” ungkapnya.

Sebelumnya, Mantan Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Bayu Krisnamurthi mengatakan komoditas Indonesia seperti teh, coklat, dan kopi berpotensi menguasai pasar global. Mengingat, permintaan dunia akan tiga komoditas tersebut sangat tinggi.

Sebelum menguasai pasar global, Bayu mengatakan, komoditas andalan Indonesia tersebut perlu ditingkatkan kualitasnya terlebih dahulu dan dikemas dengan baik. Hal tersebut bisa dicapai dengan cara terus-menerus memenuhi kebutuhan pasar domestik.

“Kita perlu menjadi bagian rantai dunia, menjadi bagian itu dengan strategi yang pintar, kekuatan mendasar kita sehingga kita dapat menjadi bagian pasar global,” ucap Bayu.
+