BINTAN – Rencana pembangunan sekolah rakyat di tiga Kabupaten di Kepri akan dimulai tahun 2027 mendatang, tepatnya di Kabupaten Bintan, Kabupaten Lingga dan Kabupaten Karimun. Sehingga lelang pekerjaan akan dilakukan pada Oktober 2026 ini.
Hal tersebut dikatakan Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura, saat meninjau lahan rencana pembanguan sekolah rakyat di Desa Bintan Buyu, Kabupaten Bintan, Senin (22/6/2026)
“Oktober 2026 ini proses lelang sudah harus berjalan. Kalau sesuai jadwal, Februari atau Maret pembangunan fisik sekolah rakyat sudah mulai dilaksanakan,” ujar Nyanyang Haris Pratamura.
Nyanyang Haris Pratamura mengatakan, Pemerintah Provinsi Kepri telah berkoordinasi dengan Kementerian Sosial terkait percepatan program tersebut. Dinas PUPP Kepri secara khusus diminta untuk segera berkoordinasi dengan Kementerian PUPR, agar memperoleh desain resmi sekolah rakyat yang akan dibangun.
“Karena desain tersebut menjadi acuan penting agar seluruh tahapan perencanaan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat,” ucapnya.
Nyanyang Haris Pratamura juga menekankanm agar seluruh persyaratan administrasi dan teknis terkait rencana pembangunan sekolah rakyat, harus segera dituntaskan agar Kepri tidak tertinggal dari daerah lain yang juga mengusulkannya.
“Pak Gubernur Kepri Ansar Ahmad sangat memberi perhatian terhadap program ini. Kita harus bergerak cepat, jangan sampai terlambat karena daerah lain juga sedang berupaya mendapatkan program yang sama,” ungkapnya lagi.
Selain itu, dia juga menekankan kesiapan lahan menjadi salah satu faktor utama yang harus segera diselesaikan. Untuk itu, seluruh pihak terkait harus memperkuat koordinasi agar seluruh proses penyediaan lahan dapat tuntas pada Juli mendatang.
“Juli mendatang lahan harus sudah siap semuanya. Kalau lahannya siap, tahapan berikutnya bisa langsung berjalan tanpa hambatan,” katanya.(*)
























































