KARIMUN – Bupati Karimun Iskandarsyah ikut mewawancarai dalam proses seleksi calon pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Karimun berjumlah 10 orang, di ruang rapat Cempaka Putih Kantor Bupati Karimun, Senin (14/9/2026).
Dalam kesempatan itu Bupati Karimun Iskandarsyah mengatakan, keikutsertaannya mewawancarai para calon pimpinan BAZNAS itu merupakan sebuah bentuk eprhatian serius, untuk mengoptimalisasi pengelolaan zakat di Kabupaten Karimun.
Tahapan wawancara itu merupakan tindak lanjut dari Surat Bupati Karimun Nomor B/400/2309/KESRA-SETDA/2026 tentang Pertimbangan Pengangkatan Pimpinan BAZNAS.
“Melalui tahapan ini saya ingin memastikan proses seleksi calon pimpinan BAZNAS berjalan ketat sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2014 dan Peraturan BAZNAS Nomor 1 Tahun 2019, demi melahirkan tokoh-tokoh pengelola zakat yang kapabel, profesional, dan berintegritas,” ujar Iskandarsyah.
Dia menginginkan, calon pimpinan BAZNAS yang terpilih nantinya agar dapat menerjemahkan visi pembangunan daerah secara langsung, kedalam program-program pengelolaan zakat.
Adapun 10 calon pimpinan BAZNAS Kabupaten Karimun yang masih mengikuti proses tahapan seleksi diantaranya Jumadiah, Mhd Tolip, Siti Hawa, Arifwan, Asihadi, Sunardi, Jamzuri, Nurbit, Zulaekah dan Anwar.
“Pemerintah Kabupaten Karimun sangat menekankan agar pengelolaan zakat kedepan wajib terintegrasi dengan memanfaatkan data tunggal daerah,” tegasnya.
Tujuannya kata Iskandarsyah, agar hak-hak mustahik dapat tersalurkan dengan tingkat presisi yang tinggi dan benar-benar tepat sasaran.
Disamping itu kata dia, penegasan tersebut disampaikan agar BAZNAS tidak berjalan sendiri, melainkan harus bahu-membahu menuntaskan berbagai permasalahan sosial ekonomi bersama Pemkab Karimun.
Iskandarsyah berharap, melalui seleksi yang transparan dan akuntabel, agar terjadi transformasi tata kelola zakat daerah.
“Kedepan, penyaluran zakat ditargetkan tidak lagi sekadar bantuan karitatif sementara, melainkan dikelola secara berkesinambungan menjadi program-program produktif. Sasaran utamanya sangat jelas, yakni menjadikan BAZNAS sebagai motor penggerak, untuk mengentaskan kemiskinan serta membangun pondasi kemandirian ekonomi umat di Kabupaten Karimun,” harapnya.
Turut mewawancarai para calon pimpinan BAZNAS Kabupaten Karimun adalah Pimpinan BAZNAS RI Bidang Riset, Pengembangan, Perencanaan, dan Inovasi, Syarifuddin, yang juga menjabat sebagai Pembina BAZNAS Wilayah Provinsi Kepri. Yang turut mengawal seleksi tersebut bersama jajaran FKPD maupun OPD.(*)























































