KARIMUN – Satpolairud Polres Karimun melakukan pengecekan alat keselamatan berlayar, pada tiga armada kapal di Pelabuhan Karimun, Senin (14/9/2026).
Pengecekan meliputi alat komunikasi dan kelengkapan kapal penumpang sebagai langkah antisipasi kecelakaan laut di wilayah perairan Kabupaten Karimun.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB tersebut menyasar tiga kapal, yakni KM Gandha Nusantara 07 yang melayani pelangsiran penumpang dari pelabuhan menuju KM Kelud, SB Buru Indah sebagai kapal penumpang antar-pulau, serta MV Dumai Line 2 rute Karimun-Batam.
Dalam melakukan pengecekan, personel Satpolairud pemeriksaan sejumlah perlengkapan keselamatan, diantaranya life jacket, lifebuoy, lifeboat, life raft, immersion suit, APAR, hydrant dan selang pemadam, serta perangkat komunikasi dan keselamatan darurat seperti EPIRB, SART, pyrotechnics dan radio VHF.
PS. Kasat Polairud Polres Karimun, IPTU Judit Dwi Laksono mengatakan, pengecekan dilakukan untuk memastikan peralatan keselamatan berada dalam kondisi baik, dan siap digunakan apabila terjadi keadaan darurat selama pelayaran.
“Keselamatan penumpang dan awak kapal menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas pelayaran,” kata IPTU Judit Dwi Laksono.
Menurutnya, pengecekan yang dilakukan merupakan langkah preventif untuk memastikan seluruh alat keselamatan tersedia dan dapat digunakan dengan baik.
“Kami mengingatkan nakhoda dan kru agar selalu mengutamakan keselamatan, serta memastikan penumpang mengetahui penggunaan alat keselamatan,” ujarnya.
Dari hasil pemeriksaan, alat keselamatan pada kapal yang menjadi sasaran kegiatan dinyatakan masih berfungsi dan dapat digunakan. Nakhoda serta kru kapal juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat di laut.
“Satpolairud Polres Karimun menghimbau seluruh pengguna jasa transportasi laut, agar selalu mematuhi ketentuan keselamatan pelayaran. Apabila terjadi kecelakaan atau keadaan darurat di wilayah hukum Polres Karimun, masyarakat dapat segera menghubungi Layanan Kepolisian 110 Polres Karimun,” imbuhnya.(*)























































