TANJUNGPINANG – Indeks perekonomian makro Provinsi Kepri triwulan II tahun 2026 menunjukkan capaian yang cukup baik, yang tumbuh mencapai 6,99 persen secara year on year.

Angka tersebut dikatakan Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura, dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Rabu (16/9/2026).

Selain capaian positif perekonomian, Nyanyang Haris Pratamura juga memaparkan tingkat penurunan penduduk kategori miskin.

“Jumlah penduduk miskin di Kepri pada Maret 2026 tercatat 111,22 ribu orang, atau 4,09 persen. Jumlah berkurang berkurang sekitar 3,3 ribu orang jika dibandingkan pada September 2025, yang mencapai 114,55 ribu orang atau 4,26 persen,” kata Nyanyang Haris Pratamura.

Kondisi tersebut kata dia, menjadi salah satu pijakan pemerintah daerah dalam melanjutkan sasaran pembangunan 2026, yang mengusung tema Pengembangan Potensi Perekonomian Daerah, Pembangunan Sumber Daya Manusia, dan Penguatan Reformasi Birokrasi Guna Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat.

Tema pembangunan tersebut kata dia, dijalankan melalui tiga prioritas, yakni percepatan pengelolaan potensi ekonomi, maritim dan investasi yang berkualitas dengan memperhatikan kelestarian lingkungan, percepatan konektivitas antarwilayah dan pemerataan pembangunan infrastruktur serta ketahanan terhadap bencana, termasuk juga percepatan pembangunan sumber daya manusia, reformasi birokrasi, perluasan pemanfaatan teknologi informasi, dan pelestarian budaya Melayu.(*)

Previous article3.481 PPPK Pemprov Kepri Ikuti Orientasi
Next articlePAD Kepri Pada APBD Perubahan 2026 Disebut Naik Rp82,18 Miliar