KARIMUN – Bupati Karimun Aunur Rafiq mewisuda 11 orang hafiz Qur’an santriwan dan santri wati di Ma’had Tahfizul Quran Atthohiriyah Kecamatan Moro, Sabtu (24/2).

“Kehadiran pondok pesantren atau ma’had menjadi alternatif pendidikan bagi anak-anak kita. Maka para orang tua diharapkan dapat memberikan pendidikan agama bagi anak yang lebih baik. Seperti di Ma’had Tahfizul Quran Atthohiriyah Kecamatan Moro ini, telah banyak lulusan penghafal Qur’an,” ujar Rafiq.

BACA :  Ini Langkah Tegas Bupati Karimun Untuk Menekan Angka Covid-19

Menurutnya, para santri yang khatam dan hafal 30 juz Al-Qur’an akan menajdi anak yang sholeh dan sholehah, sehingga ilmu yang didapat nantinya diharapkan dapat menjadi jaminan bagi para orang tua mereka kelak di akhirat.

BACA: Bupati Kukuhkan Asosiasi Pedagang Pasar Puan Maimun

Rafiq pun mengharapkan para santri yang telah lulus agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Nantinya pemerintah akan membantu mencarikan jalan keluar, seperti mendapatkan bea siswa dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) khusus yang tak mampu, atau dari pemerintah daerah melalui cara yang seharusnya.

BACA :  Kegiatan Literasi. Mendorong Masyarakat Menggunakan Internet Secara Cerdas

Dalam wisuda 11 santri penghafal Al-Qur’an tersebut, enam orang merupakan santri putri dan lima orang adalah santri putra yang telah menamatkan hafalan Qur’an 30 juz.(*)

Previous articleMabes Polri Bakal Lepaskan Kapal Win Long Jika Tak Terbukti Bawa Sabu
Next articleBupati Tinjau Proyek di Moro