Home Featured Dilantik Sebagai Camat Kuindra, Hamsari Kunjungi Makam Tuan Guru Sapat

Dilantik Sebagai Camat Kuindra, Hamsari Kunjungi Makam Tuan Guru Sapat

0
Dilantik Sebagai Camat Kuindra, Hamsari Kunjungi Makam Tuan Guru Sapat

Inhil – Pasca dilantik sebagai Camat Kuala Indragiri (Kuindra), Hamsari, S.Sos melakukan ziarah ke makam Syekh Abdurrahman Shiddiq Al-Banjari di Dusun Hidayat, Desa Teluk Dalam, Kecamatan Kuindra, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau.

Ziarah ini merupakan bentuk rasa syukur Hamsari kepada Allah SWT yang telah memberikan kesehatan serta kepercayaan untuk memimpin Kuindra pasca dilantik sebagai Camat pada Senin 10 Oktober 2022 malam di Gedung Engku Kelana Jalan Baharuddin Yusuf Tembilahan.

“Sebenarnya saya memang sudah berniat sejak dua hari yang lalu ingin ber ziarah ke makam Syekh Abdurrahman Shiddiq Al-Banjari, alhamdulillah bersama kawan-kawan pres bisa datang langsung,” kata Hamsari, Rabu (19/10/22).

Saat berziarah ke makam Syekh Abdurrahman Shiddiq atau lebih dikenal Tuan Guru Sapat, Hamsari mengirimkan doa dan meminta syafaat kepada seluruh tokoh dan alim ulama agar diberikan petunjuk dan perlindungan selama ia menjadi Camat Kuindra.

“Saya meminta petunjuk dan dukungan agar selama saya memimpin bisa berjalan lancar,” ucapnya.

Untuk diketahui, tempat makam Tuan Guru Sapat dijadikan wisata religi dan setiap harinya makam Tuan Guru Sapat terus dikunjungi oleh jamaah atau wisatawan dari berbagai pelosok nusantara hingga negara tetangga, seperti singapore dan malaysia.

Syekh Abdurahman Siddiq bin Muhammad ‘Afif bin Mahmud bin Jamaludin Al-Banjari, dilahirkan pada tahun 1857 di Kampung Dalam Pagar Martapura Kalimantan Selatan. Beliau Wafat pada umur 72 tahun bertepatan di Sapat, Indragiri Hilir (Daerah Tembilahan) Riau pada 10 Maret 1930.

Syekh Abdurahman Siddiq seorang ulama dari etnis Banjar yang sangat di kenal dari daerah mana pun, bahkan sampai di Mekkah. ia juga pernah menjadi guru pengajar di Masjidil Haram, dan mempunyai banyak anak murid. Murid-muridnya tersebar sampai ke Singapura, Malaysia dan Kalimantan.

“Jadi, kami datang ke makan Tuan Guru untuk berziarah sekaligus berdoa kepada Allah SWT dengan bertawassul melalui Tuan Guru Syekh Abdurrahman Siddiq sebagai salah seorang waliyullah agar selalu diberikan kesehatan dan ketenteraman hati dalam memimpin.” Tutup Hamsari.*