TANJUNGPINANG – Gubernur Kepri Ansar Ahmad membuka secara resmi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Kepri tahun 2026, di Pelataran Tugu Sirih, Tanjungpinang, Minggu sore (1/11/2026).
Pembukaan tersebut ditandai dengan penyalaan kaldron utama obor Porprov oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad, sebagai tanda dimulainya kompetisi olahraga yang mempertemukan atlet-atlet terbaik dari seluruh penjuru se Provinsi Kepri.
Dalam kesempatan itu Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengingatkan seluruh atlet, wasit, dan juri, bahwa esensi utama sebuah pertandingan bukan semata-mata kemenangan, melainkan juga kejujuran dan sikap sportif.
“Saya ingatkan bahwa yang terpenting dalam sebuah pertandingan bukanlah menang atau kalah, tetapi lebih kepada nilai kejujuran dan sportivitas para atlet, juri, dan wasit dalam pertandingan,” ujar Ansar Ahmad.
Menurutnya, Porprov bukan sekadar ajang kompetisi untuk memperebutkan medali, tetapi juga menjadi wadah pembinaan dan penjaringan atlet potensial, yang nantinya dapat mengharumkan nama Kepri di tingkat nasional maupun internasional.
Ansar Ahmad berharap, melalui Porprov VI ini semakin banyak atlet Kepri yang mampu meningkatkan prestasi dan menembus berbagai ajang olahraga bergengsi, mulai dari pemusatan latihan nasional (Pelatnas), SEA Games, Pra-PON hingga Pekan Olahraga Nasional (PON) 2027.
“Teruslah berjuang dan tingkatkan prestasi. Jadikan bonus demografi yang Kepri miliki sebagai modal untuk membangun daerah menjadi lebih baik, khususnya dengan melahirkan atlet-atlet yang mampu mewakili Kepri dalam setiap ajang olahraga bergengsi,” pesannya.
Ia juga menyampaikan selamat bertanding kepada seluruh atlet yang mewakili Kabupaten dan Kota seKepri, seraya berharap kompetisi tersebut menjadi momentum melahirkan generasi atlet yang membanggakan daerah.
Porprov VI Kepri tahun 2026 diikuti 2.034 atlet yang tergabung dalam 200 kontingen dari seluruh Kabupaten dan Kota se Kepri. Selain itu, terdapat 601 ofisial serta 281 wasit dan juri yang terlibat, dalam penyelenggaraan kompetisi tersebut. Secara keseluruhan, sebanyak 4.120 orang terlibat dan hadir di Kota Tanjungpinang, dengan memertandingkan 30 cabang olahraga yang tersebar di 24 venue olahraga.(*)

















































