KARIMUN – Pemkab Karimun meluncurkan program Kredit Usaha Rakyat Daerah (Kurda) bunga nol persen, melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) BPR Tuah Karimun.

Peluncuran itu disejalankan dengan sosialisasi yang dihadiri Bupati Karimun Iskandarsyah selaku kuasa pemegang saham (KMP) di gedung BPR Tuah Karimun, Selasa (30/6/2026).

Dalam kesempatan itu Bupati Karimun Iskandarsyah mengatakan, program Kurda bunga nol persen merupakan wujud kolaborasi strategis, antara Pemerintah Daerah melalui Dinas Perdagangan, UMKM, dan BPR Tuah Karimun.

“Kehadiran Kurda bunga nol persen ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah, bahwa BUMD tidak hanya berorientasi pada pencarian keuntungan (profit), melainkan juga wajib memberikan kontribusi, pelayanan, serta kemudahan bagi masyarakat, khususnya para pelaku usaha mikro dan kecil,” ujar Iskandarsyah.

Menurutnya, program Kurda dirancang khusus dengan skema yang menyasar sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), agar pelaku usaha atau UMKM dapat tumbuh dan berkembang.

“Melalui program ini, masyarakat dapat menikmati fasilitas kredit, dengan jangka waktu pengembalian (tenor) mulai dari 12 hingga maksimal 24 bulan,” ungkap Iskandarsyah.

Kata Iskandarsyah, Pemerintah Daerah optimis program tersebut akan terus berjalan secara konsisten, seiring dengan sehatnya performa keuangan BPR Tuah Karimun.

Berdasarkan laporan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) terakhir, BPR Tuah Karimun performanya kian solid dan telah berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp430 juta.

Atas keberhasilan itu kata Iskandarsyah lagi, kunci kemajuan BUMD termasuk BPR, PDAM (Air), maupun Badan Usaha Pelabuhan sangat bergantung pada adanya proteksi dan komitmen kuat dari Kepala Daerah, yang diiringi dengan tata kelola yang profesional.

“Kedepan, Pemerintah Daerah akan terus mendorong performa BPR Tuah Karimun agar mampu mencetak laba lebih besar, yang nantinya keuntungan tersebut akan dikembalikan lagi manfaatnya kepada masyarakat,” ucapnya.

Disamping itu menurutnya pula, ada beberapa langkah strategis yang sedang dan akan terus dilakukan, diantaranya melakukan recovery aset dan bisnis, melakukan perbaikan dan penguatan kebijakan internal, memperkuat tata kelola perusahaan (good corporate governance), serta menambah penyertaan modal secara bertahap.

“Selain fokus pada UMKM, BPR Tuah Karimun juga harus memperluas program-program bermanfaat lainnya, termasuk penyaluran kredit bagi para pegawai daerah, khususnya pegawai P3K,” pungkas Iskandarsyah.(*)

Previous articleDandim 0317 TBK Tegaskan Seluruh Prajurit dan Jajaran Perangi Narkoba dan Judi Online
Next articleBupati Karimun Lantik Sularno Jadi Sekda, Gantikan Djunaidi