Tembilahan – Penggunaan Gedung Perpustakaan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diresmikan Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI diwakili Sekretaris Utama Perpusnas RI Ibu Dra. Ofy Sofiana, M. Hum dan Bupati Inhil Drs. H. Muhammad Wardan, MP ditandai dengan pemotongan pita, Kamis (25/05/2023).

 

Dalam kesempatan ini, Bupati H. Muhammad Wardan juga membuka secara resmi acara Peningkatan Indeks Literasi Untuk Kesejahteraan Masyarakat Inhil sekaligus Melaunching Museum Kelapa dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2023 Tingkat Provinsi Riau.

 

Hadir dalam acara ini, Unsur Forkopimda Inhil, Sekda Inhil H. Afrizal, para Asisten dan Pimpinan OPD dilingkungan Pemkab Inhil, Kepala Perpustakaan Provinsi Riau Mimi Yuliana Nasir, Bunda Literasi Inhil Hj. Zulaikhah Wardan, Pimpinan Kepala Perpustakaan dan Arsip Daerah Inhil Abdul Rasyid serta tamu undangan lainnya.

“Alhamdulillah, Kabupaten Indragiri Hilir telah memiliki Gedung Perpustakaan Daerah yang megah dan representatif, kehadiran dan keberadaan gedung baru perpustakaan daerah ini telah sekian lama dinanti-nantikan oleh masyarakat, para pegiat perpustakaan dan pemustaka yang berasal dari kalangan Perguruan Tinggi, Sekolah dan Madrasah serta masyarakat umum,” ucap Bupati H. Muhammad Wardan mengawali sambutannya

 

Atas nama Pemerintah Kabupaten dan Masyarakat Inhil, H. Muhammad Wardan menyampaikan penghargaan dan rasa terima kasih kepada Presiden RI Bapak Joko Widodo, Menteri Keuangan Republik Indonesia, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN), Kepala Bapennas RI, dan Kepala Perpusnas RI yang telah memberikan dukungan anggaran pada Dana Alokasi Khusus Reguler Bidang Pendidikan Sub Bidang Perpustakaan Tahun 2021 sehingga pembangunan Gedung Perpustakaan Daerah 6 Lantai dengan memanfaatkan Eks Gedung Multiyears Pemkab Inhil dapat dilaksanakan sesuai peruntukan dan ketentuan.

Selanjutnya dikatakan Bupati, sejalan dengan peresmian Gedung baru Perpustakaan Daerah dan pembukaan Seminar Pengembangan Perpustakaan, diikuti pula dengan launching Museum Kelapa. Alhamdulillah, kehadiran Museum Kelapa ini merupakan satu-satunya yang ada di Indonesia. Ketersediaan Museum Kelapa ini untuk memperkuat program budaya literasi umumnya dan kelapa khususnya, jelas Bupati

 

“Melalui Museum Kelapa ini, diharapkan dapat menjadi wahana pembelajaran, yang dapat diakses oleh seluruh masyarakat, baik untuk kepentingan pendidikan, riset, rekreasi, sumber keterampilan, serta pemajuan dan keberlanjutan perkebunan kelapa sebagai komoditas utama masyarakat Negeri Seribu Parit, untuk mencapai kesejahteraan yang lebih baik, Bermarwah dan Bermartabat, senafas dengan julukan Negeri Hamparan Kelapa Dunia,” tutupnya.

 

 

Sumber Prokopim Setda Inhil