Kundurnews – JAKARTA – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menyatakan, saat ini sistem informasi dan teknologi (information, communication and technologi (ICT) di Tanah Air masih tertinggal dibanding beberapa negara di ASEAN, khususnya Thailand. Saat ini, Indonesia masih menduduki posisi nomor 4 di sisi kecanggihan ICT.

Dia mengatakan, Indonesia masih berada di bawah Singapura, Malaysia dan Thailand dalam hal ICT. Saat ini, pemerintah tengah berusaha untuk membuat sistem ICT di Indonesia bisa naik kelas dan mengalahkan negara lain di ASEAN.

“Dalam konteks ASEAN, Indonesia saat ini masih nomor 4 dari sisi ICT. Dibawah Singapura, Malaysia, dan Thailand,” katanya dalam acara seminar Indonesia Naik Kelas yang digelar KORAN SINDO dan SINDOnews.com di Grand Ballroom Hotel Kempinski, Jakarta, Senin (7/11/2016).

Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan meluncurkan jaringan 4G pada tahun lalu oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dengan adanya jaringan 4G, Jakarta kini menduduki posisi kedua setelah Singapura dalam hal kecanggihan teknologi. Saat ini, rata-rata kecepatan download untuk jaringan 4G‎ di Jakarta mencapai 7 megabyte per second (mbps).

“Itu menjadikan kita nomor 2 setelah Singapura. Kita lebih bagus dibanding Bangkok dan Thailand. Itu sudah fakta,” imbuh dia.

Namun sayangnya, di daerah timur Indonesia masih belum menikmati jaringan internet cepat seperti di ibukota. ‎Saat ini, kecepatan download di daerah Indonesia Timur seperti Papua dan Ambon hanya sekitar 300 kilobyte per second (kbps).

“Belum lagi mereka harus membayar lebih mahal karena membangun infrastruktur disana lebih mahal,” akunya.

Oleh karena itu, pemerintah kini memiliki program bahwa 2019 seluruh kota dan kabupaten di Indonesia sudah memiliki akses broadband. Sehingga, Indonesia pada 2019 bisa naik kelas menjadi nomor 2 dalam hal kecanggihan teknologi.

“‎Perlahan kita akan menuju kesana. Jadi naik kelasnya ada yang jangkanya tiga tahun, tiap tahun, tapi menumbuhkan rasa optimisme Indonesia akan tumbuh lebih baik dalam waktu yang kita harapkan,” tandasnya.

(sindonews)