Polres Pelalawan di Riau tengah memburu YS (26) tersangka pelaku penggorok leher istrinya RN (24). Beruntung dalam peristiwa ini nyawa korban masih terselamatkan.

Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo mengungkapkan hal itu kepada wartawan, Jumat (7/8/2015). Guntur menjelaskan, peritiwa terjadi di Desa Pangkalan Terap, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan. Tersangka kasus kekerasan dalam rumah tangga ini dengan tersangka YS selaku suami masih diburu.

“Mereka ini warga desa yang kesehariannya hanya bekerja mencari ikan di sungai. Pelaku usai melukai leher istrinya dengan pisau, berusaha kabur,” kata Guntur.

BACA :  Seorang Suami di Mandah Membunuh Pria yang Sering FB Messenger Dengan Istrinya

Peristiwa ini terjadi pada Kamis (6/8/2015) malam. Hari itu  korban RN dan anak bayinya usia 1 tahun diajak suaminya mencari ikan di sungai. Menjelang malam, sang istri minta pulang ke rumah mengingat anak mereka masih kecil.

“Namun permintaan itu ditolak suaminya. Sempat terjadi pertengkaran di antara keduanya. Suaminya meminta agar mereka tidur di gubuknya yang ada di tepi sungai,” ucap Guntur.

BACA :  Seorang Suami di Mandah Membunuh Pria yang Sering FB Messenger Dengan Istrinya

Karena dilarang pulang, lanjut Guntur, akhirnya istrinya pasrah menunggu digubuk, sedangkan suaminya mencari ikan. RN akhirnya tertidur pulas di tempat itu.

Ketika suaminya pulang, RN merasakan ada rasa sakit di leher bagian kirinya. Setelah diraba, ternyata ada darah mengalir dan terjamah pisau. Rupanya pisau yang menyayat di lehernya itu justru dilakukan suaminya sendiri.

“Korban berusaha melawan dengan cara menendang suaminya dan terjatuh. Begitu suaminya terjatuh, korban membawa anaknya keluar dari gubuk,” jelas Guntur.

BACA :  Seorang Suami di Mandah Membunuh Pria yang Sering FB Messenger Dengan Istrinya

Dengan leher berlumuran darah, kata Guntur, malam itu korban berlari sambil beteriak meminta pertolongan warga. Beruntung tak jauh dari gubuk itu, ada warga yang juga lagi memancing dengan sampan mesin robin.

“Korban diselamatkan warga dengan membawa pakai sampan kapal menuju ke klinik terdekat. Setelah mendapat pertolongan pertama, akhirnya korban harus dirujuk ke rumah sakit umum karena luka yang serius. Tersangka masih diburu,” imbuh Guntur.

sumber: detikcom

Previous articleRemaja Pasir Gembur, Kundur. Tewas Gantung Diri
Next articlePeringatan HUT IBI (Ikatan Bidan Indonesia) ke 64, di Gedung Serba Guna Puskesmas Tanjungbatu Kundur