KARIMUN – Bupati Karimun Iskandaryah meletakkan batu pertama revitalisasi gedung kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Karimun, Sabtu (8/8/2026), di Komplek Perkantoran Pemkab Karimun.
Dalam kesempatan itu Bupati Karimun Iskandarsyah mengatakan, akurasi data merupakan instrumen dan landasan paling vital dalam merumuskan setiap kebijakan strategis serta arah pembangunan daerah.
Disamping itu kata Iskandarysah, visi besar Kabupaten Karimun kini tengah mengarahkan kemudi ekonominya, untuk menjadi kawasan industri maritim yang unggul dan berdaya saing global.
Terlebih lagi sebut dia, dengan posisi strategis Karimun yang berstatus sebagai kawasan Free Trade Zone (FTZ) sejak pada tahun 2007, kebutuhan terhadap ketersediaan data ekonomi yang komprehensif menjadi prasyarat mutlak untuk memacu pertumbuhan dan kepercayaan pasar.
Kedepan sebut Iskandarsyah, akan hadir data centre di BPS Karimun, yang menyajikan informasi ekonomi secara real time. Hal akan menjadi pijakan krusial bagi pemerintah daerah selaku decision maker.
“Harusnya, jika ada arus investasi yang masuk ke Kabupaten Karimun, maka seluruh proses perencanaannya harus bersumber dan mengacu pada penyajian data dari data centre tersebut. Dengan begitu, investasi akan benar-benar tepat sasaran, terukur, dan membawa efek berganda (multiplier effect) bagi kesejahteraan masyarakat,” kata Iskandarsyah.
Ditambahkan Iskandarsyah, tanpa adanya data yang presisi mengenai tren inflasi, demografi, hingga potensi sektoral, arah kebijakan daerah berisiko kehilangan fokus.
Oleh karena itu, kehadiran fasilitas penyedia data statistik yang mumpuni merupakan langkah antisipatif pemerintah untuk mengawal transformasi ekonomi Karimun.
Katanya, sebagai bentuk komitmen nyata dan kepemimpinan proaktif dalam mewujudkan ekosistem pendataan yang kuat, Iskandarsyah pun memaparkan progres pelaksanaan Sensus Ekonomi di wilayah Kabuapten Karimun yang berjalan sangat progresif.
“Saat ini capaian pendataan telah menyentuh angka 89 persen. Hal ini merupakan buah dari dukungan penuh jajaran pemerintah daerah, aparatur kewilayahan, hingga tingkat partisipasi masyarakat yang tinggi dalam menyukseskan program pendataan nasional,” ungkapnya.
Melalui sinergi lintas sektoral dan kehadiran wajah baru fasilitas BPS ini, Iskandarsyah berharap pendampingan dan penyajian statistik di Karimun dapat semakin optimal.
“Fasilitas ini adalah tonggak sejarah baru. Kita ingin pembangunan Kabupaten Karimun terukur, tidak pakai ilmu kira-kira. Kalau datanya valid, kebijakannya pas, investor juga pasti lebih yakin masuk ke mari,” sebut Iskandarsyah.
Sementara, Sekretaris Utama BPS RI, Zulkipli menyebutkan, siap mendukunga penuh Bupati Karimun Iskandarsyah beserta seluruh jajarannya.
“Gedung BPS Karimun ini telah berusia 20 tahun, sehingga memang sudah saatnya direvitalisasi agar mampu memberikan pelayanan publik yang lebih prima, tidak hanya bagi pemerintah daerah, tetapi juga bagi para pelaku usaha dan investor yang membutuhkan rujukan data faktual,” kata Zulkipli.
Oleh karena itu kata dia, BPS berkomitmen untuk tidak sekadar menjadi pengumpul data, melainkan mitra strategis daerah.
“Kedepannya BPS juga akan menggiatkan pendampingan langsung kepada para pelaku usaha dan pengusaha di Kabuapten Karimun, agar semakin memahami tata cara pengisian instrumen sensus dengan benar dan transparan,” sebutnya.
Revitalisasi gedung BPS Kabupaten Karimun menggunakan alokasi dari Anggaran Pendapatan Belanja negara (APBN) 2026.
Seperti diketahui, gedung lama BPS Karimun telah berdiri sejak tahun 2005, dan dinilai sudah tidak layak digunakan, akibat mengalami penurunan tanah dan keretakan bangunan.(*)























































