Foto bersama usai peresmian kawasan berikat dan peletakan batu pertama PT Kundur Nusantara Development, Sabtu (5/9) di Kecamatan Kundur Barat

KARIMUN – Bupati Karimun Aunur Rafiq meresmikan kawasan berikat yang terletak di Desa Gemuruh Kecamatan Kundur Barat, Sabtu (5/9).

Dalam kesempatan itu Rafiq mengatakan, kawasan berikat yang telah diresmikan sebagai pertanda akan masuknya barang-barang impor di kawasan tersebut, yang dikelola oleh investor bernama PT Kundur Nusantara Development.

“Barang-barang impor yang masuk akan dirakit disini, lalu diekspore kembali,” kata Rafiq.

Peresmian kawasan berikat itu, disejalankan dengan peletakan batu pertama atas pembangunan perusahaan dari PT.Kundur Nusantara Development di Teluk Salak Desa Gemuruh Kecamatan Kundur Barat

“Luas lahan sementara sekitar 1900 hektare, dan akan ditambah menjadi 3000 hektare. Nantinya lokasi ini juga akan berdiri PT Berkah Pulau Bintan dalam rencana pembangunan smelter,” ujar Rafiq lagi.

Lokasi yang baru saja diresmikan itu, akan menyerap tenaga kerja lebih dari 2000 orang. Namun untuk tahap awal akan merekrut sekitar 500 orang.

“Sudah kami tegaskan kepada perusahaan, agar merekrut pekerja tempatan, dengan presentase 70 persen dari jumlah pekerja yang dibutuhkan,” ungkapnya.

Sementara, General Manager PT Kundur Nusantara Development, Wahyu mengatakan, penegasan yang diberikan pemerintah daerah Kabupaten Karimun, untuk mempekerjakan penduduk tempatan akan dilaksanakan. Karena itu juga tertuang didalam perjanjian investasi.

“Izin kawasan berikat ini kami kantongi dari Kanwil DJBC Khusus Kepri sejak 26 Desember kemarin. Dan saat ini sedang proses menjelang pelaksanaan,” ucap Wahyu.(*)